MAKASSAR, liputan8.id 10/7/2026 – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar menggelar Pertemuan Koordinasi Layanan Komprehensif Berkesinambungan Program HIV/AIDS di Aula Dinas Kesehatan Kota Makassar, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes. Pertemuan ini turut melibatkan mitra Non-Governmental Organization (NGO) dan komunitas yang selama ini mendukung pelaksanaan program HIV/AIDS di Kota Makassar.

Pertemuan koordinasi tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
Koordinasi dilakukan untuk mendukung berbagai tahapan layanan, mulai dari edukasi dan pencegahan, deteksi atau penemuan kasus, pengobatan, hingga pendampingan bagi Orang dengan HIV (ODHIV).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program HIV/AIDS di Kota Makassar.
Menurutnya, layanan HIV/AIDS yang komprehensif dan berkesinambungan membutuhkan keterlibatan pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, NGO, serta komunitas.
“Penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui koordinasi yang baik, kita dapat memastikan layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan secara terpadu, mulai dari edukasi, deteksi dini, pengobatan, hingga pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, peserta juga membahas capaian pelaksanaan program HIV/AIDS serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan layanan di lapangan.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan program di wilayah dan komunitas masing-masing.
Melalui koordinasi yang berkesinambungan, Dinkes Makassar berupaya memastikan pelaksanaan program HIV/AIDS dapat berjalan lebih terintegrasi dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan.
Penguatan kerja sama dengan NGO dan komunitas juga diharapkan dapat mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap informasi, pemeriksaan, pengobatan, serta pendampingan HIV/AIDS.
Dinkes Kota Makassar berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas layanan HIV/AIDS yang berkualitas, inklusif, dan berkesinambungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan akses layanan HIV/AIDS yang berkualitas, inklusif, dan berkesinambungan bagi masyarakat,” tutup dr. Nursaidah.(*)













