Pemkab Lutra
Pendidikan

Asrah Hadiri Rembuk Pendidikan Jilid I, Dukung Transformasi Pendidikan

×

Asrah Hadiri Rembuk Pendidikan Jilid I, Dukung Transformasi Pendidikan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, Liputan8.id – 7/10/2026 , Meningkatkan kualitas pendidikan bukan hanya soal membangun gedung sekolah atau melengkapi fasilitas belajar. Lebih dari itu, pendidikan membutuhkan guru yang terus belajar, kepala sekolah yang terbuka terhadap perubahan, serta lingkungan yang mampu membantu setiap anak tumbuh dan berkembang.

Semangat itulah yang mengemuka dalam kegiatan Rembuk Pendidikan Jilid I yang digelar Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan di Ballroom Teater Phinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (7/10/2026).

RS Daya MKSR

Kepala UPT SPF SMP Negeri 23 Makassar, Asrah, S.Pd., turut hadir bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta para kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Makassar.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pandangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas, sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.

Bagi dunia pendidikan, perubahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar. Guru dan kepala sekolah dituntut untuk terus mengembangkan diri agar mampu mendampingi peserta didik menghadapi tantangan yang semakin beragam.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai penggerak perubahan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kepala sekolah tidak cukup hanya memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. Mereka juga perlu mendorong guru agar terus meningkatkan kemampuan, mengenal perkembangan teknologi, dan memahami karakter peserta didik yang terus berubah.

“Kalau kita bicara pendidikan, kita tidak hanya bicara tentang infrastruktur pendidikan, tapi kita menginginkan apa output yang didapatkan dari kualitas pendidikan yang ada,” ujar Munafri.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan pada akhirnya harus terlihat dari kualitas pembelajaran dan perkembangan anak-anak di sekolah.

Setiap peserta didik memiliki potensi, karakter, dan kebutuhan belajar yang berbeda. Karena itu, sekolah perlu terus mencari cara agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga membantu siswa membangun karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Munafri juga mendorong kepala sekolah dan guru untuk tidak berhenti belajar. Berbagai peluang pendidikan dan pelatihan, baik yang disediakan pemerintah pusat maupun lembaga pendidikan di dalam dan luar negeri, perlu dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar memastikan informasi mengenai program-program pengembangan tersebut dapat diakses oleh sekolah-sekolah.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga berkomitmen mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program yang akan dikembangkan bersama Dinas Pendidikan.

Membangun Pendidikan Melalui Kolaborasi

Kehadiran Asrah dalam Rembuk Pendidikan Jilid I menjadi bagian dari upaya satuan pendidikan untuk mengikuti perkembangan gagasan dan kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

Forum ini sekaligus mengingatkan bahwa tanggung jawab memajukan pendidikan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Sekolah membutuhkan dukungan agar para guru dapat mengembangkan metode pembelajaran yang lebih menarik. Di sisi lain, peserta didik juga membutuhkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan memberikan ruang bagi mereka untuk bertanya, mencoba, serta mengembangkan kemampuan.

Transformasi pendidikan pun tidak selalu dimulai dari perubahan besar. Langkah sederhana, seperti kesediaan guru mempelajari metode baru, perhatian terhadap kesulitan siswa, hingga keterbukaan kepala sekolah terhadap masukan, dapat menjadi bagian penting dari perubahan tersebut.

Melalui kegiatan Rembuk Pendidikan Jilid I, diharapkan terbangun kesamaan pandangan dan kerja sama yang lebih kuat untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan karakter dan harapan bagi masa depan anak-anak.

Sebab, pendidikan yang berkualitas bukan semata-mata tentang seberapa banyak materi yang diajarkan, melainkan juga tentang bagaimana setiap anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.(*)

DPRD Makassar

Bapenda