Banner Promo
Headline

Sampah Pasar Jadi Berkah, Perumda Pasar Makassar Dorong Limbah Organik Jadi Pakan Ternak

×

Sampah Pasar Jadi Berkah, Perumda Pasar Makassar Dorong Limbah Organik Jadi Pakan Ternak

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id – Sampah organik dari aktivitas pasar di Kota Makassar mulai diarahkan menjadi sumber manfaat baru. Sisa sayuran dan kulit buah hasil pemilahan di unit pasar memiliki potensi untuk diolah dan dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah dari sumber sekaligus mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.

RS Daya MKSR

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, S.Sos., mendorong agar sampah organik tidak lagi dipandang sebagai limbah yang tidak bernilai, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memberikan manfaat ekonomi.

Hasil pemilahan berupa sisa sayuran dan kulit buah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak setelah melalui proses pengolahan yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Pemanfaatan limbah organik tersebut juga berpotensi menekan biaya pakan hingga 50 persen. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan konsep pertanian terintegrasi yang memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.

“Pemilahan sampah dari sumber menjadi langkah penting. Sampah organik yang masih memiliki nilai manfaat sebaiknya dipisahkan dan diolah agar tidak terbuang begitu saja,” ujar Ali Gauli.

Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis pemilahan dapat menciptakan manfaat ganda. Selain menjaga kebersihan lingkungan pasar, sampah organik juga dapat memberikan nilai tambah bagi sektor peternakan dan pertanian.

Konsep tersebut sejalan dengan penerapan ekonomi sirkular, di mana sisa aktivitas perdagangan tidak langsung berakhir sebagai sampah, tetapi dikembalikan menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali.

Perumda Pasar Makassar Raya juga mendorong pedagang dan masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Dengan pemilahan yang konsisten, sampah pasar diharapkan dapat dikelola secara lebih efektif. Sisa sayuran dan kulit buah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan berpeluang berubah menjadi sumber pakan sekaligus memberikan nilai ekonomi.

Upaya ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berbicara soal kebersihan, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan manfaat baru dari sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.(amr)

DPRD Makassar

Bapenda