Pemkab Lutra
Pendidikan

SMPN 8 Makassar Kembangkan Urban Farming, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

×

SMPN 8 Makassar Kembangkan Urban Farming, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MAKASSAR, LIPUTAN8.ID – Lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat bagi siswa untuk menimba ilmu di dalam kelas, tetapi juga ruang untuk belajar, berkarya, dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Semangat inilah yang dikembangkan UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar melalui program urban farming atau pertanian perkotaan.

Program ini berfokus pada penanaman berbagai jenis tanaman berjangka pendek yang dapat tumbuh dan dipanen dalam waktu relatif singkat. Selain mendukung penghijauan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal dunia pertanian.

RS Daya MKSR

Kepala UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar, Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pengembangan urban farming disesuaikan dengan kondisi serta keterbatasan lahan yang tersedia di lingkungan sekolah.

Menurutnya, tanaman berjangka pendek menjadi pilihan karena relatif mudah dirawat dan memungkinkan siswa menyaksikan proses pertumbuhan tanaman hingga masa panen.

“Urban farming ini kami manfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam proses menanam dan merawat tanaman,” ujar Herni, Kamis (8/10/2026).

Belajar Bertanggung Jawab Melalui Tanaman

Bagi SMPN 8 Makassar, kegiatan bercocok tanam bukan sekadar upaya memperindah lingkungan sekolah. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dan karakter siswa melalui pengalaman sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Saat terlibat dalam kegiatan menanam dan merawat tanaman, siswa belajar bahwa setiap proses membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Tanaman yang tumbuh dengan baik juga menjadi pengingat bahwa hasil tidak datang secara instan, melainkan melalui perawatan yang konsisten.

Herni menambahkan, keterlibatan siswa dalam program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pemanfaatan lahan secara produktif, serta pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan sejak dini.

Pengelolaan tanaman dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan jenis tanaman yang memiliki masa pertumbuhan relatif singkat. Hasilnya nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan edukasi bagi peserta didik.

Menjadikan Sekolah Ruang Belajar yang Lebih Hidup

Melalui program urban farming, SMPN 8 Makassar berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Siswa tidak hanya menerima pengetahuan dari buku, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana tanaman tumbuh dan apa yang dibutuhkan untuk merawatnya.

Herni berharap program tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

“Yang paling penting adalah bagaimana siswa memiliki pengalaman dan kebiasaan positif dalam merawat lingkungan. Dari kegiatan sederhana seperti menanam, mereka belajar tentang proses, tanggung jawab dan menghargai hasil,” katanya.

Pengembangan urban farming ini menjadi salah satu upaya SMPN 8 Makassar untuk membangun lingkungan pendidikan yang hijau, produktif, dan edukatif.

Melalui langkah sederhana tersebut, sekolah berharap nilai kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang dibawa siswa dalam kehidupan sehari-hari.(hkl)

DPRD Makassar

Bapenda