Banner Promo
Pendidikan

SMPN 23 Makassar Luncurkan “Juara 23”, Inovasi Digital untuk Cegah Bullying dan Buka Ruang Aduan Siswa

×

SMPN 23 Makassar Luncurkan “Juara 23”, Inovasi Digital untuk Cegah Bullying dan Buka Ruang Aduan Siswa

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id – UPTD SPF SMPN 23 Makassar meluncurkan inovasi digital bertajuk “Juara 23” (Jadikan Ungkapan Adukan Rasa) pada 13 Agustus 2026.

Inovasi ini dihadirkan sebagai ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan perasaan, persoalan, maupun berbagai persoalan yang mereka hadapi, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

RS Daya MKSR

Kepala SMPN 23 Makassar, Hasrah, S.Pd., mengatakan, Juara 23 merupakan salah satu upaya sekolah membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, terbuka, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

“Juara 23 ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengungkapkan perasaan dan mengadukan masalah yang mereka hadapi. Kami ingin siswa memiliki tempat untuk bercerita tanpa merasa takut atau khawatir,” ujar Hasrah.

Melalui inovasi berbasis digital tersebut, sekolah menyediakan link khusus sebagai ruang pengaduan siswa. Peserta didik dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami, termasuk persoalan pertemanan, konflik antarsiswa, tekanan yang dirasakan, maupun dugaan tindakan bullying.

Salah satu keunggulan Juara 23 adalah kerahasiaan aduan. Siswa tidak diwajibkan mencantumkan nama ketika menyampaikan laporan. Dengan mekanisme tersebut, sekolah berharap siswa lebih berani mengungkapkan masalah yang selama ini mungkin sulit disampaikan secara langsung kepada guru.

Setiap aduan yang masuk akan menjadi perhatian pihak sekolah untuk ditindaklanjuti secara bijak dan proporsional. Sekolah dapat melakukan langkah penyelesaian konflik, pendampingan, maupun tindakan pencegahan sesuai dengan permasalahan yang disampaikan.

Hasrah menegaskan, keberadaan Juara 23 bukan semata-mata untuk mencari siapa yang salah, tetapi menjadi sarana untuk mencegah terjadinya bullying dan membantu menyelesaikan konflik sejak dini.

“Yang paling penting adalah bagaimana persoalan anak bisa diketahui lebih awal sehingga dapat segera dicarikan solusi. Kami ingin membangun budaya sekolah yang membuat siswa merasa didengar dan dihargai,” jelasnya.

Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SMPN 23 Makassar memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat komunikasi antara siswa dan sekolah. Dengan adanya ruang pengaduan yang mudah diakses, siswa diharapkan tidak memendam persoalan yang dapat berdampak pada kenyamanan dan proses belajar mereka.

Melalui Juara 23, SMPN 23 Makassar berharap tercipta lingkungan sekolah yang semakin aman, inklusif, dan humanis. Sekolah juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan budaya saling menghargai, peduli, dan berani mencegah bullying sejak dini.(amr)

DPRD Makassar

Bapenda