Sebanyak 840 warga kurang mampu di Kota Palopo akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tahun 2026 melalui Program Bedah Rumah. Bantuan ini diturunkan bertahap melalui kementerian terkait.
Hal itu disampaikan Wali Kota Palopo Naili Trisal dalam Sosialisasi Program Bedah Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sabtu (10/10/2026). Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut aspirasi Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, A Iwan Darmawan Aras.

Kegiatan yang digelar DPC Partai Gerindra Kota Palopo di halaman belakang Kantor Wali Kota Palopo itu dihadiri Ketua DPC Gerindra Kota Palopo Trisal Tahir, Sekretaris DPC Irwandi Djumadin, dan Ketua Bappilu DPC Taming M Somba. Hadir pula anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Palopo, Kepala Dinas PUPR Kota Palopo, sejumlah pejabat lingkup Pemkot Palopo, dan calon penerima bantuan.
“Alhamdulillah, tahun ini (2026) kita mendapatkan kuota yang cukup besar, yaitu 840 untuk bedah rumah. Ini tidak terlepas dari peran Bapak Andi Iwan Darmawan Aras. Mari kita kelola dan laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya agar dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat,” kata Naili.
Trisal Tahir menjelaskan, program bedah rumah merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hunian layak bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai wujud tanggung jawab dalam mengawal program pemerintah, ia menyatakan Gerindra akan berupaya memaksimalkan program-program tersebut agar dirasakan warga Palopo.
“Insya Allah, dengan adanya dukungan dari Bapak Andi Iwan Darmawan Aras yang sangat peduli dengan Kota Palopo, saya optimis jumlah penerima bantuan untuk program bedah rumah di tahun mendatang akan meningkat,” kata Trisal.
Dari 840 kuota yang diperoleh Kota Palopo tahun 2026, 540 unit merupakan aspirasi A Iwan Darmawan Aras, 296 unit usulan Pemkot Palopo, dan empat unit melalui Kementerian Kesehatan.
Jumlah itu jauh lebih besar dibandingkan lima tahun sebelumnya. Palopo mendapat kuota 106 unit pada 2021, 122 unit pada 2022, 169 unit pada 2023, 44 unit pada 2024, dan 88 unit pada 2025.








