Banner Promo
Pendidikan

MPLS SMPN 40 Makassar Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, Siswa Diajak Belajar Pilah Sampah

×

MPLS SMPN 40 Makassar Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, Siswa Diajak Belajar Pilah Sampah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id – Ratusan siswa baru SMPN 40 Makassar mendapat bekal berbeda saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Tak hanya dikenalkan dengan lingkungan dan aktivitas belajar, para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah.

Kegiatan tersebut digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.

RS Daya MKSR

Sekitar 150 siswa mengikuti sosialisasi pemilahan sampah yang berlangsung di lingkungan SMPN 40 Makassar, Jalan Aroepala, Kecamatan Rappocini, Kamis (16/7/2026).

Kepala UPT SPF SMPN 40 Makassar, Nurhadiawati, S.Pd., M.Pd., turut mendukung kegiatan edukasi lingkungan tersebut sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Asmo Sulsel menggandeng UMKM binaannya, KT Cokonuri, yang selama ini bergerak di bidang pengolahan limbah plastik.

Para siswa diperkenalkan pada pemahaman bahwa sampah tidak selalu harus berakhir sebagai limbah. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pengurus UMKM KT Cokonuri, Taufik, memberikan materi mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya. Ia menjelaskan, sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos.

Sementara sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam masih memiliki nilai guna apabila dipilah dan dikelola untuk proses daur ulang.

Menurut Taufik, kebiasaan sederhana memilah sampah sejak dari rumah maupun sekolah dapat memberikan dampak besar terhadap upaya mengurangi pencemaran lingkungan.

Agar materi lebih mudah dipahami, para siswa juga diajak mengikuti praktik langsung memilah berbagai jenis sampah. Kegiatan berlangsung interaktif sehingga siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga mempraktikkan langsung cara memilah sampah.

UMKM KT Cokonuri merupakan salah satu UMKM binaan Asmo Sulsel yang telah menjalani program pembinaan selama lebih dari satu tahun.

UMKM tersebut aktif mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk bernilai guna, di antaranya pot tanaman, dinding pembatas kebun, serta berbagai produk hasil pengolahan limbah lainnya.

Melalui kegiatan ini, edukasi lingkungan diharapkan tidak berhenti selama MPLS. Para siswa diharapkan dapat membawa kebiasaan memilah sampah ke rumah dan lingkungan sekitar, sekaligus menjadi bagian dari generasi muda yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.(*)

DPRD Makassar

Bapenda