Pemkab Lutra
Pendidikan

Kaddo Minyak dan Pohon Telur Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 49 Makassar

×

Kaddo Minyak dan Pohon Telur Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 49 Makassar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, liputan8.id – Tradisi kaddo minyak dan pohon telur kembali memberi warna pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPTD SPF SMP Negeri 49 Makassar, Kamis, 10 September 2026.

Di balik kemeriahan hiasan Maulid yang dibawa dan dikreasikan orang tua serta wali murid antarkelas, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.

RS Daya MKSR

Peringatan Maulid berlangsung penuh khidmat sekaligus sukacita. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan bersama guru, staf pendamping, komite sekolah serta orang tua dan wali murid.

Kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap. Kreasi pohon telur dan sajian kaddo minyak yang mereka siapkan menjadi simbol keterlibatan keluarga dalam membangun pendidikan karakter anak.

Bagi sekolah, semangat Maulid tidak berhenti pada kemeriahan acara. Nilai yang lebih penting adalah bagaimana pesan keteladanan Rasulullah SAW dapat dibawa pulang oleh para siswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala UPTD SPF SMPN 49 Makassar, Irdayani Djasman Pakiding, S.Pd., M.Pd., Gr., menegaskan bahwa Maulid Nabi merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ingin terus diperkuat di lingkungan sekolah.

“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan akhlakul karimah kepada para murid. Kami berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam interaksi belajar mengajar di sekolah maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Irdayani.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Keteladanan, pembiasaan serta dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi siswa.

Karena itu, keterlibatan guru, komite, orang tua dan wali murid dalam kegiatan keagamaan seperti Maulid diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan keluarga.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika siswa menyaksikan beragam kreasi pohon telur hasil kerja sama orang tua dan wali murid. Tradisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan menghargai budaya lokal yang tumbuh di tengah masyarakat Makassar.

Pihak sekolah berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid dapat tercermin dalam sikap siswa, mulai dari menghormati guru, menyayangi sesama, menjaga kedisiplinan hingga memiliki semangat untuk berprestasi.

Dengan demikian, Maulid Nabi di SMPN 49 Makassar tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi ruang bersama untuk merawat tradisi, memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan generasi muda yang santun, religius serta berakhlak mulia. (hkl)

DPRD Makassar

Bapenda