MAKASSAR liputan8.id – Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan saat terjadi kebakaran maupun keadaan darurat. Menyadari tantangan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar menghadirkan inovasi API BAHARI (Aksi Pemberdayaan Inovatif Berbasis Masyarakat Pesisir) sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi warga pesisir dan kepulauan.
Inovasi ini bukan sekadar program pelayanan, tetapi juga bentuk pemberdayaan masyarakat agar mampu menjadi garda terdepan dalam melakukan penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi. Dengan kondisi geografis Kota Makassar yang memiliki sejumlah pulau berpenghuni, kehadiran masyarakat yang terlatih menjadi bagian penting dalam menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian.

Kepala Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, menjelaskan bahwa API BAHARI dirancang untuk membangun sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang memiliki akses terbatas.
Melalui program tersebut, masyarakat akan dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan, mulai dari pencegahan kebakaran, teknik penyelamatan dasar, Bantuan Hidup Dasar (BHD), mitigasi bencana, hingga tata cara pelaporan keadaan darurat secara cepat dan tepat. Dengan bekal itu, warga diharapkan mampu memberikan respons awal yang dapat mengurangi risiko sebelum tim Damkarmat tiba di lokasi.
API BAHARI juga akan membentuk relawan di setiap wilayah kepulauan. Kehadiran para relawan ini diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat dan petugas, sekaligus memperkuat budaya sadar keselamatan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap melalui pemetaan kebutuhan wilayah, sosialisasi, pelatihan, hingga simulasi penanganan keadaan darurat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga mampu saling membantu dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Ke depan, Damkarmat Makassar juga berencana memperkuat sarana pendukung layanan di kawasan pesisir dan kepulauan, termasuk pengembangan posko pelayanan serta penyediaan peralatan yang dapat mempercepat proses pemadaman dan penyelamatan.
Hadirnya API BAHARI menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak berhenti di daratan. Melalui inovasi ini, Damkarmat Makassar ingin memastikan setiap warga, di mana pun mereka tinggal, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan pelayanan penyelamatan yang cepat. Dengan semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat, kawasan pesisir dan kepulauan diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Jika ditayangkan di media online, berita ini cocok menggunakan kata kunci SEO seperti Damkarmat Makassar, API BAHARI, Kepulauan Makassar, Fadli Wellang, dan inovasi pelayanan publik.(hkl)







