MAKASSAR liputan8.id – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan perpajakan terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar. Melalui kegiatan sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Bapenda membuka ruang komunikasi langsung agar masyarakat lebih memahami mekanisme pajak daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 tersebut menjadi langkah strategis Bapenda Makassar dalam mendekatkan informasi perpajakan kepada warga. Sosialisasi ini tidak hanya menyampaikan aturan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai peran pajak dalam mendukung pembangunan daerah.

Bagi sebagian masyarakat, istilah opsen pajak masih tergolong baru. Karena itu, Bapenda Makassar menilai edukasi menjadi hal penting agar wajib pajak tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga memahami manfaat dan alur penerimaan pajak bagi pemerintah daerah.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diajak memahami bahwa pajak kendaraan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari kontribusi bersama dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Makassar.
Bapenda Makassar terus mendorong keterbukaan informasi perpajakan agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai komponen pajak yang harus dibayarkan. Dengan informasi yang mudah diakses, diharapkan kepercayaan dan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat.
Selain memperkuat edukasi, Bapenda Makassar juga terus melakukan transformasi digital melalui PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi) sebagai aplikasi induk layanan pajak daerah.
Melalui PAKINTA, masyarakat dapat lebih mudah melakukan pengecekan serta pembayaran berbagai jenis pajak daerah secara praktis dan efisien.
Kepala Bapenda Makassar menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan pajak tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat, pelayanan yang berkualitas, serta komunikasi yang terbuka.
Dengan pendekatan edukatif dan layanan digital yang semakin berkembang, Bapenda Makassar berharap pajak dapat dipahami bukan sebagai beban, melainkan sebagai bentuk gotong royong masyarakat dalam membangun Kota Makassar yang lebih maju.
Melalui sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB, Bapenda Makassar terus berupaya menghadirkan pelayanan pajak yang lebih dekat, mudah dipahami, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.(hkl)







