LUWU UTARA liputan8.id -– Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus menghadirkan terobosan pembangunan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dilakukan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang berhasil menggandeng PT Poso Energi untuk menghadirkan penerangan di kawasan bantaran Sungai Masamba tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Langkah inovatif ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sinergi dan kemitraan strategis dengan pihak swasta.

Penerangan di bantaran Sungai Masamba diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan kawasan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki nilai tambah bagi aktivitas warga di sekitar sungai.
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pembangunan harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi solusi untuk menghadirkan program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Kawasan Sungai Masamba sendiri menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah karena memiliki peran penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Berbagai upaya penataan dan pengelolaan kawasan sungai terus dilakukan melalui kerja sama lintas sektor.
Dengan hadirnya penerangan tersebut, bantaran Sungai Masamba diharapkan tidak hanya menjadi lebih terang pada malam hari, tetapi juga dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman serta mendukung aktivitas masyarakat.
Terobosan ini menjadi contoh bahwa inovasi pendanaan melalui kemitraan dapat menjadi alternatif dalam mempercepat pembangunan daerah, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan sektor swasta demi kemajuan Luwu Utara.(hkl)












