Makassar liputan8.id – Rasa syukur dan apresiasi disampaikan warga Kerung-Kerung dan kawasan sekitar Koramil Makassar, Jalan Kerung-Kerung Lorong 12, atas kembalinya layanan air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar setelah hampir tiga bulan mengalami gangguan distribusi.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan secara terbuka melalui pesan yang beredar di grup WhatsApp. Dalam pesannya, perwakilan warga menyampaikan penghargaan kepada Plt Direktur Utama PDAM Makassar, jajaran direksi, beserta seluruh pegawai yang dinilai telah bekerja keras memulihkan pasokan air ke wilayah mereka.

“Atas nama pribadi dan mewakili warga sekitar rumah kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDAM Makassar. Setelah hampir tiga bulan kami tidak pernah menikmati air bersih, akhirnya hari ini kami sudah bisa menikmati kembali air bersih dari PDAM Makassar,” tulis perwakilan warga.
Ucapan tersebut menjadi bentuk pengakuan masyarakat terhadap upaya dan kerja keras seluruh jajaran PDAM Makassar dalam menangani persoalan distribusi air yang selama ini dikeluhkan warga. Menurut mereka, berbagai langkah perbaikan yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil dengan kembali normalnya aliran air ke rumah-rumah pelanggan.
Warga juga memberikan apresiasi kepada Plt Direktur Utama PDAM Makassar beserta seluruh direksi dan staf yang dinilai tidak berhenti melakukan berbagai upaya serta terobosan untuk mempercepat pemulihan layanan.
Kembalinya pasokan air bersih di kawasan Antobar menjadi kabar yang disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Setelah berbulan-bulan harus menghadapi keterbatasan air bersih, kini aktivitas sehari-hari warga kembali berjalan normal.
Apresiasi yang datang langsung dari pelanggan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan komitmen Perumda Air Minum Makassar dalam meningkatkan pelayanan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di sisi lain, harapan pun disampaikan agar kualitas pelayanan yang telah membaik dapat terus dipertahankan sehingga kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi secara berkelanjutan.(hkl)







