MAKASSAR liputan8.id — Keberadaan tower jaringan yang berdiri di kawasan Jalan Maccini Raya menuai sorotan warga sekitar. Tower yang dipasang di atas bangunan tiga lantai di tengah lingkungan padat penduduk itu disebut memunculkan keresahan karena dinilai minim sosialisasi kepada masyarakat.
Sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan maupun undangan resmi terkait rencana pembangunan tower tersebut. Mereka baru mengetahui adanya proyek itu saat proses pemasangan mulai berlangsung.

“Kami tahunya setelah pekerja datang dan tower mulai dipasang. Tidak pernah ada penjelasan terbuka sebelumnya,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Selain mempertanyakan transparansi pembangunan, warga juga mengaku khawatir terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, baik dari sisi keselamatan bangunan maupun isu kesehatan yang sering dikaitkan dengan keberadaan tower telekomunikasi di area permukiman.
Menurut warga, posisi tower yang berada dekat dengan rumah penduduk membuat masyarakat merasa perlu mendapatkan penjelasan yang jelas dari pihak pengelola maupun instansi terkait.
“Kalau memang semua prosedurnya aman dan izinnya lengkap, seharusnya disampaikan secara terbuka supaya warga tidak resah,” kata warga lainnya.
Warga berharap pemerintah setempat turun melakukan pengecekan langsung untuk memastikan pembangunan tower tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk aspek perizinan, keselamatan konstruksi, hingga persetujuan lingkungan.
Masyarakat juga meminta adanya ruang komunikasi terbuka agar warga tidak merasa diabaikan dalam proses pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola tower terkait keluhan dan kekhawatiran warga tersebut.
(tim redaksi)







