Banner Promo

Bapenda
Pendidikan

Tak Hanya Nilai Akademik, Kepala SD KIP 5 Bara-Baraya: Pramuka dan Dukungan Orang Tua Jadi Bekal Sukses Masuk SMP Negeri

×

Tak Hanya Nilai Akademik, Kepala SD KIP 5 Bara-Baraya: Pramuka dan Dukungan Orang Tua Jadi Bekal Sukses Masuk SMP Negeri

Sebarkan artikel ini

Makassar,Liputan8.id – Memasuki tahun ajaran baru, SD KIP 5 Bara-Baraya menegaskan komitmennya untuk mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan keterampilan sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP Negeri melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala SD KIP 5 Bara-Baraya, Muhammad Jafar, S.Pd., M.Pd., mengatakan salah satu fokus utama sekolah adalah menghidupkan kembali berbagai kegiatan ekstrakurikuler, terutama Pramuka yang menjadi kegiatan wajib bagi seluruh siswa. Menurutnya, pembinaan karakter melalui Pramuka merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.

RS Daya MKSR

“Pramuka adalah ekstrakurikuler yang wajib. Sementara kegiatan lain seperti drumband, marching band, dan karate tetap akan kami jalankan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat anak-anak,” ujar Muhammad Jafar.

Ia menjelaskan, latihan Pramuka akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibekali berbagai keterampilan, mulai dari baris-berbaris, tata upacara bendera, kerja sama tim, kepemimpinan, hingga pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurut Muhammad Jafar, keberhasilan siswa melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata. Karakter yang baik, etika, rasa percaya diri, dan keterampilan sosial juga menjadi modal penting yang harus dibangun sejak berada di bangku sekolah dasar.

“Jangan hanya pintar Matematika atau mata pelajaran lainnya. Anak-anak juga harus memiliki sikap yang baik, disiplin, percaya diri, dan keterampilan. Nilai-nilai karakter inilah yang akan menjadi bekal mereka menghadapi masa depan,” katanya.

Selain memperkuat pembinaan karakter siswa, Muhammad Jafar juga memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia para guru.

Menurutnya, guru harus terus meningkatkan kompetensi profesional agar mampu mengenali dan mengembangkan potensi setiap peserta didik sesuai bakat serta kemampuannya.

“Anak-anak kita mungkin memiliki kemampuan akademik yang berbeda-beda, tetapi setiap anak memiliki kelebihan yang perlu digali. Tugas guru adalah menemukan dan mengembangkan potensi tersebut agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tuturnya.

Sebagai bagian dari pembiasaan positif, setiap hari Sabtu siswa tidak mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk senam bersama, kerja bakti, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta merawat tanaman melalui kegiatan urban farming.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen SD KIP 5 Bara-Baraya sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi yang kini tengah mempersiapkan diri menuju predikat Adiwiyata Nasional. Melalui budaya peduli lingkungan, penguatan karakter, dan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler, sekolah berharap mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, terampil, dan siap bersaing dalam SPMB.

Di akhir keterangannya, Muhammad Jafar juga mengajak seluruh orang tua untuk berperan aktif dalam memajukan sekolah melalui Komite Sekolah. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

“Kami membutuhkan dukungan para orang tua melalui Komite Sekolah sebagai mitra terdekat. Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang baik, kita bisa membangun SD KIP 5 Bara-Baraya menjadi sekolah yang bermartabat, berprestasi, dan mampu melahirkan generasi unggul yang membanggakan,” pungkasnya.(hkl)