Makassar liputan8.id — Di balik setiap kantong darah yang terkumpul, tersimpan harapan bagi mereka yang tengah berjuang melawan sakit. Berangkat dari semangat kemanusiaan itu, RSUD Daya Kota Makassar kembali menggelar kegiatan donor darah pada Rabu (10/6/2026) di Gedung Utama RSUD Daya Kota Makassar lantai 2, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama. Melalui aksi donor darah, RSUD Daya mengajak tenaga kesehatan, pegawai, komunitas, hingga masyarakat umum untuk bersama-sama menghadirkan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Direktur Utama RSUD Daya Kota Makassar, dr. A. Any Muliany M., M.Kes., mengatakan bahwa setiap tetes darah yang didonorkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar.
“Setetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar bagi pasien yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan semangat kemanusiaan, saling peduli, dan berbagi harapan bagi sesama,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan darah merupakan hal yang tidak dapat diprediksi. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah secara rutin menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
Tidak hanya bermanfaat bagi penerima, donor darah juga memberikan dampak positif bagi pendonor. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, namun memiliki arti yang begitu besar.
RSUD Daya Kota Makassar berharap kegiatan ini dapat semakin menumbuhkan budaya donor darah di tengah masyarakat. Sebab, di tengah berbagai kesibukan dan dinamika kehidupan, semangat berbagi dan membantu sesama tetap menjadi nilai yang harus dijaga bersama.
Melalui aksi kemanusiaan ini, RSUD Daya ingin menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, menumbuhkan solidaritas, dan menjadi bagian dari harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Sebab bagi sebagian orang, setetes darah yang diberikan dengan tulus bukan sekadar bantuan, melainkan kesempatan untuk melanjutkan kehidupan.(hkl)












