MAKASSAR, Liputan8.id – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat UPT SPF SD Negeri Lariang Bangi I Makassar. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Agus Siajang, S.Ag., sekolah ini terus mendorong berbagai upaya pembenahan, salah satunya melalui workshop peningkatan mutu Rapor Pendidikan dan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun tata kelola pendidikan yang lebih terarah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Kepala UPT SPF SD Negeri Lariang Bangi I Makassar, Agus Siajang, S.Ag., mengatakan bahwa workshop tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman seluruh unsur sekolah mengenai evaluasi mutu pendidikan dan perencanaan program.
Menurutnya, Rapor Pendidikan harus menjadi acuan dalam melihat kondisi sekolah secara menyeluruh, sehingga setiap kekurangan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti melalui program perbaikan yang tepat.
“Melalui workshop ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program yang direncanakan benar-benar berdasarkan kebutuhan sekolah. Rapor Pendidikan menjadi bahan evaluasi, sementara RKAS menjadi pedoman dalam merealisasikan program tersebut,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini seluruh unsur sekolah semakin memahami pentingnya perencanaan yang matang, transparansi, serta tanggung jawab dalam mengelola anggaran pendidikan.
“Tujuan utama kita tentu bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Karena itu, setiap program dan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi perkembangan anak-anak,” tambahnya.
Melalui workshop tersebut, peserta diajak memahami pentingnya Rapor Pendidikan sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur capaian sekolah sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih membutuhkan pembenahan.
Rapor Pendidikan bukan sekadar dokumen evaluasi, melainkan menjadi pijakan dalam menentukan arah kebijakan dan program perbaikan sekolah. Dengan memahami hasil evaluasi secara tepat, sekolah dapat menyusun langkah strategis yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pembelajaran.
Selain itu, penyusunan RKAS juga menjadi pembahasan penting. Perencanaan anggaran yang matang diperlukan agar setiap program sekolah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Keterkaitan antara hasil evaluasi Rapor Pendidikan dan penyusunan RKAS menjadi perhatian utama. Dengan demikian, penggunaan anggaran sekolah tidak hanya berorientasi pada penyerapan dana, tetapi benar-benar diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembelajaran dan pengembangan lingkungan sekolah.
Workshop ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi seluruh unsur sekolah dalam membangun perencanaan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada tujuan yang sama, yakni menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas serta memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.(amr)







