Luwu Utara liputan8.id – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Milad As’adiyah yang digelar di Kabupaten Luwu Utara. Kehadiran Bupati Andi Abdullah Rahim menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut, sekaligus mempertegas dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan Islam.
Ribuan santri, tokoh agama, guru, dan masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung meriah namun tetap religius. Tak sedikit peserta yang menyambut kedatangan Andi Rahim dengan penuh harapan agar pendidikan Islam di daerah terus berkembang dan semakin maju.
Dalam sambutannya, Andi Rahim menegaskan bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan nilai keagamaan.
“Pendidikan Islam adalah fondasi penting untuk membangun generasi berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya di hadapan para peserta Milad.
Ia juga menilai perkembangan teknologi dan arus modernisasi saat ini menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir mendukung pesantren dan lembaga pendidikan Islam agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Momentum Milad As’adiyah tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol persatuan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Luwu Utara.
Suasana haru dan bangga terasa saat para santri menampilkan berbagai pertunjukan bernuansa islami. Gemuruh salawat dan doa bersama semakin menambah kekhidmatan acara yang berlangsung hingga akhir kegiatan.
Kehadiran Andi Rahim di tengah para santri dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan keagamaan. Masyarakat berharap dukungan tersebut terus berlanjut demi melahirkan generasi muda yang religius, cerdas, dan mampu membawa Luwu Utara semakin maju di masa depan.(hkl)












