MAKASSAR liputan8.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada hari pertama pembukaan penjaringan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel, Senin (13/7/2026).
Kehadiran Munafri, yang akrab disapa Appi, di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel menjadi penanda dimulainya langkah politiknya untuk memperebutkan kursi ketua partai berlambang pohon beringin di tingkat provinsi. Ia datang didampingi sejumlah kader dan simpatisan yang memberikan dukungan terhadap pencalonannya.

Pengambilan formulir tersebut sekaligus menegaskan keseriusan Appi untuk ikut dalam kontestasi Musda XI. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia dan berharap proses pemilihan berlangsung demokratis, terbuka, serta tetap menjaga semangat persatuan di tubuh Partai Golkar.
Pencalonan Munafri disebut mendapat respons positif dari sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar di kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal politik penting mengingat DPD II merupakan pemilik suara dalam forum Musda.
Musda XI Golkar Sulsel dipandang sebagai momentum strategis bagi partai untuk menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan. Ketua terpilih nantinya akan memimpin proses konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan mesin partai menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
Di sisi lain, bursa calon Ketua DPD I Golkar Sulsel diperkirakan masih akan berkembang. Sejumlah nama lain disebut berpeluang ikut bertarung sehingga persaingan diprediksi berlangsung dinamis hingga hari pelaksanaan Musda.
Panitia Musda telah membuka tahapan pengambilan formulir bagi bakal calon, yang selanjutnya dilanjutkan dengan pengembalian berkas dan proses verifikasi sebelum pemilihan dilakukan dalam forum Musda XI Golkar Sulsel.
Dengan resmi mengambil formulir pada hari pertama penjaringan, Munafri mengirimkan sinyal bahwa dirinya siap bersaing secara terbuka untuk memperebutkan kepercayaan para pemilik suara. Kini, perhatian kader Golkar Sulsel tertuju pada dinamika politik menjelang Musda yang diperkirakan berlangsung kompetitif dan akan menentukan arah kepemimpinan partai di Sulawesi Selatan untuk lima tahun mendatang.
Jika tersedia kutipan langsung dari Munafri Arifuddin atau data resmi mengenai jumlah dukungan DPD II yang telah menyatakan dukungan, naskah ini dapat diperkaya agar lebih kuat dan eksklusif.(hkl)







