MAKASSAR, LIPUTAN8.ID – SMP Negeri 35 Makassar menggelar kegiatan Pengukuhan dan Pembekalan Duta Damai pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying, kekerasan, serta pelecehan seksual.
Sebanyak 54 murid yang merupakan perwakilan dari 27 kelas mengikuti kegiatan tersebut. Para murid yang dikukuhkan sebagai Duta Damai diharapkan dapat menjadi pelopor sekaligus penggerak terciptanya budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Dalam pembekalan, peserta mendapatkan materi mengenai pencegahan dan penanganan bullying, kekerasan, serta pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Pembekalan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman murid mengenai bentuk-bentuk kekerasan dan langkah yang tepat ketika menghadapi maupun menemukan kasus di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan, Dinas Perlindungan Anak, serta Yayasan BASAIBU Wiki Sulsel.
Kepala SMP Negeri 35 Makassar, Amiruddin D, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Duta Damai menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran murid untuk bersama-sama menciptakan suasana sekolah yang aman dan kondusif.
Ia berharap para Duta Damai tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi teman-temannya dalam membangun sikap saling menghormati, peduli, dan berani mencegah tindakan bullying maupun kekerasan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para Duta Damai dapat menjadi teladan dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta saling menghargai,” ujar Amiruddin.
Menurutnya, pencegahan bullying dan kekerasan membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Karena itu, murid juga perlu diberikan ruang untuk berperan aktif dalam menciptakan budaya sekolah yang positif.
Dengan dikukuhkannya 54 Duta Damai dari 27 kelas, SMPN 35 Makassar berharap gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.(hkl)








