MAKASSAR liputan8.id – Upaya memperkuat sistem perpajakan berbasis digital terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui program inovasi PAMUNGKAS (Pajak Mulia Membangun Kota Makassar).
Program ini hadir untuk menguji efektivitas sistem pendataan mandiri berbasis digital dalam memperkuat basis data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), khususnya di kawasan pesisir Kota Makassar.

Kepala UPT PBB-P2 Bapenda Kota Makassar, Indirwan Dermayasair, mengungkapkan bahwa dari tiga kecamatan yang menjadi lokasi pilot project, tim PAMUNGKAS telah berhasil mendampingi masyarakat dalam melakukan pendaftaran objek pajak baru sekaligus memperbarui data objek pajak yang sudah ada.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan data pajak yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Tidak hanya memperkuat pendataan, inovasi PAMUNGKAS juga akan semakin memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Fitur dalam program ini nantinya akan terintegrasi dengan Aplikasi Lontara+, sehingga layanan pembayaran pajak dapat diakses dengan lebih cepat, mudah, dan praktis.
Sementara itu, Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Akhyar Ansyari, menilai pemutakhiran data pajak di kawasan padat aktivitas usaha seperti Kecamatan Ujung Pandang menjadi hal yang sangat penting.
Menurutnya, data yang valid akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan perpajakan yang lebih tepat sasaran serta mencerminkan kondisi riil masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, terhadap pelaksanaan sosialisasi Program PAMUNGKAS. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan inovasi tersebut untuk mengurus kewajiban pajaknya secara lebih mudah.
Nanin juga mengajak seluruh jajaran RT dan RW di wilayahnya untuk terus menyosialisasikan program ini kepada warga yang belum sempat mengikuti kegiatan.
Melalui PAMUNGKAS, Bapenda Makassar optimistis transformasi digital perpajakan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat penerimaan daerah, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.(hkl)







