Makassar liputan8.id – Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat di UPT SPF SMP Negeri 36 Makassar pada 17 April 2026. Sebanyak 288 siswa kelas 7 menerima bantuan tas dan tumbler dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulselbar yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias berkumpul di lingkungan sekolah. Senyum dan rasa penasaran terlihat jelas saat mereka menunggu pembagian bantuan yang ditujukan khusus bagi siswa baru tersebut.
Bagi sebagian siswa, tas dan tumbler yang diterima bukan sekadar perlengkapan sekolah. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi bentuk perhatian yang membuat mereka merasa diperhatikan dan didukung dalam perjalanan pendidikan mereka.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 36 Makassar, Nurchalis, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bantuan tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi para siswa.
“Alhamdulillah, hari ini anak-anak terlihat sangat senang. Bantuan ini bukan hanya bermanfaat secara langsung, tetapi juga memberi semangat baru bagi mereka untuk lebih giat belajar,” ujarnya.
Menurutnya, momen seperti ini memiliki makna penting karena mampu menghadirkan kedekatan emosional antara siswa, sekolah, dan pihak-pihak yang peduli terhadap pendidikan.
Selain tas sekolah, pemberian tumbler juga mengandung pesan edukatif. Siswa diajak untuk mulai membiasakan diri menggunakan wadah minum yang dapat digunakan berulang kali sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.
Para guru yang turut mendampingi kegiatan tersebut juga merasakan kebahagiaan yang sama. Mereka melihat langsung bagaimana perhatian sederhana dapat memberikan dampak besar bagi semangat belajar siswa.
Program CSR ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Nurchalis berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak siswa yang merasakan dukungan yang sama di masa mendatang.
Di tengah berbagai tantangan pendidikan, sentuhan kepedulian seperti ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Hari itu, bukan hanya tas dan tumbler yang dibawa pulang oleh para siswa, tetapi juga semangat baru dan rasa percaya diri untuk melangkah lebih jauh dalam perjalanan belajar mereka. (amir)











