LUWU UTARA liputan8.id — Di tengah suasana pengungsian dan genangan banjir yang masih menyelimuti Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, secercah harapan hadir bagi warga terdampak. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama Batalyon D Pelopor Brimob Polda Sulawesi Selatan turun langsung membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana banjir.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bersama personel Brimob, bantuan terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian.
Di antara tenda-tenda pengungsian, fasilitas water treatment yang dihadirkan Brimob menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Sementara dapur lapangan terus mengepul, menyiapkan makanan hangat bagi warga yang sejak beberapa hari terakhir harus meninggalkan rumah mereka akibat banjir.
Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar soal logistik. Kehadiran pemerintah dan aparat di tengah bencana memberi rasa tenang bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Anak-anak terlihat mulai kembali bermain di sekitar pengungsian, sementara para orang tua perlahan merasa lebih lega karena kebutuhan makan dan air bersih mulai terpenuhi. Meski kondisi belum sepenuhnya pulih, perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak menjadi penguat semangat warga untuk bangkit.
Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berada di tengah masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung. Menurutnya, keselamatan dan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah.
“Pemerintah daerah akan terus hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana. Kami ingin memastikan warga Beringin Jaya mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Brimob Polda Sulsel yang ikut bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa gotong royong dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.
Di tengah cobaan yang datang, warga Beringin Jaya kini perlahan menata harapan. Mereka percaya, bersama pemerintah dan seluruh pihak yang peduli, masa sulit ini akan bisa dilalui bersama.(hkl)












