Banner Promo
Headline

Bupati Muara Enim Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita, 10 Orang Diamankan

×

Bupati Muara Enim Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita, 10 Orang Diamankan

Sebarkan artikel ini

Jakarta liputan8.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan dan mengamankan Bupati Muara Enim, Edison, bersama sembilan orang lainnya. Dalam operasi senyap tersebut, penyidik turut menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa total 10 orang diamankan dalam OTT yang berlangsung pada Minggu (7/6). Dari jumlah tersebut, beberapa pihak telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (8/6).

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci nominal uang yang disita maupun konstruksi perkara yang menjadi dasar operasi tangkap tangan tersebut. Lembaga antirasuah itu masih melakukan pendalaman sebelum menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

Berbeda dengan sejumlah pihak lain yang telah dibawa ke Jakarta, Bupati Muara Enim Edison hingga Senin malam masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan. KPK memastikan belum ada rencana membawa orang nomor satu di Kabupaten Muara Enim tersebut ke Gedung Merah Putih.

“Untuk Bupati, salah satu pihak yang diamankan di wilayah Sumatera Selatan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polda Sumsel. Sampai dengan saat ini belum ada rencana membawa Bupati ke Gedung KPK Merah Putih,” ujar Budi.

KPK menjadwalkan gelar perkara pada Senin malam untuk menentukan pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Dalam ekspose tersebut, penyidik akan memaparkan konstruksi perkara, peran masing-masing pihak yang diduga terlibat, serta pasal-pasal yang akan dikenakan.

“Malam ini baru akan dilakukan ekspose. Nanti akan dilihat seperti apa konstruksi perkaranya, pihak-pihak yang diduga terlibat beserta perannya, termasuk pasal yang digunakan,” kata Budi.

Hingga berita ini diturunkan, Edison belum memberikan keterangan ataupun tanggapan terkait operasi tangkap tangan yang menyeret namanya. KPK sendiri memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

OTT terhadap Bupati Muara Enim ini kembali menambah daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi. Publik kini menanti hasil gelar perkara KPK untuk mengungkap secara terang dugaan praktik yang melibatkan penyelenggara pemerintahan di daerah tersebut.

(skr)