Pemkab Lutra
MKSR
Pendidikan

Bangun Sekolah Aman Sejak Hari Pertama, SMPN 8 Makassar Gelar MPLS Ramah

×

Bangun Sekolah Aman Sejak Hari Pertama, SMPN 8 Makassar Gelar MPLS Ramah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, liputan8.id — UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, 13–17 Juli 2026.

MPLS menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun keberanian, serta beradaptasi dengan suasana pendidikan di jenjang SMP.

RS Daya MKSR

Di bawah kepemimpinan Kepala UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar, Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd., kegiatan MPLS mengusung konsep ramah dan bebas perundungan.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan sejak siswa pertama kali mengikuti aktivitas di lingkungan sekolah.

Selama kegiatan, peserta didik baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, fasilitas pendidikan, budaya sekolah, tata tertib, serta berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama menempuh pendidikan di SMPN 8 Makassar.

Pengurus OSIS SMP Negeri 8 Makassar turut mengambil peran dalam mendampingi peserta didik baru. Kehadiran siswa senior membantu menciptakan suasana yang lebih akrab sekaligus memudahkan siswa baru beradaptasi dan membangun pertemanan.

Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala UPT SPF SMP Negeri 8 Makassar, menempatkan suasana sekolah yang ramah dan aman sebagai bagian penting dalam membantu peserta didik baru merasa diterima dan percaya diri menjalani proses pendidikan.

MPLS juga tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, saling menghargai, dan pencegahan perundungan.

Bagi siswa baru, suasana yang ramah menjadi modal penting untuk memulai perjalanan pendidikan tanpa rasa takut. Mereka diberikan ruang untuk mengenal sekolah dan teman-teman baru dalam lingkungan yang positif.

Sekolah berharap semangat ramah dan bebas perundungan yang dibangun sejak MPLS dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Dengan demikian, SMPN 8 Makassar tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga ruang bagi siswa untuk tumbuh, membangun karakter, menghargai sesama, dan mengembangkan kemampuan sosial.(hkl)

DPRD Makassar

Bapenda