MAKASSAR liputan8.id – Keluhan pada area genital atau organ intim sering kali membuat seseorang merasa malu untuk bercerita maupun memeriksakan diri. Padahal, keluhan seperti keputihan yang tidak normal, rasa terbakar saat buang air kecil, luka, benjolan hingga nyeri pada area genital tidak seharusnya diabaikan.
Gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya infeksi menular seksual (IMS) yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE) RSUD Daya Kota Makassar, dr. Falencia Dwita Lestari, MARS, Sp. DVE, mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan pada area genital.
Menurutnya, infeksi menular seksual dapat terjadi melalui aktivitas seksual, baik hubungan vaginal, anal maupun oral. Beberapa jenis IMS yang umum ditemukan di antaranya gonore, sifilis, kutil kelamin, trikomoniasis, klamidia hingga HIV.
Yang menjadi perhatian, tidak semua IMS menunjukkan gejala yang jelas. Seseorang bisa saja mengalami infeksi tanpa menyadarinya dan tetap berpotensi menularkan kepada pasangan.
Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi dan tidak menganggap keluhan pada organ intim sebagai sesuatu yang memalukan.
“Jangan malu untuk memeriksakan diri. Semakin cepat diketahui penyebabnya, semakin cepat pula penanganan yang tepat dapat diberikan,” menjadi pesan penting dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap IMS.
Selain pemeriksaan, pencegahan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Masyarakat dapat mengurangi risiko IMS dengan menerapkan perilaku seksual yang aman, menggunakan kondom, membatasi jumlah pasangan seksual, serta mendapatkan vaksinasi HPV sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Pemeriksaan atau screening secara berkala juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang tidak biasa.
RSUD Daya Kota Makassar melalui Poliklinik Kulit dan Kelamin membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai berbagai keluhan kulit dan area genital, termasuk kondisi yang berkaitan dengan infeksi menular seksual.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan informasi, pemeriksaan serta penanganan medis secara tepat tanpa harus merasa takut atau malu.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya soal mengobati ketika sakit, tetapi juga berani mengenali perubahan pada tubuh dan mengambil langkah untuk memeriksakannya.
Jangan menunggu keluhan menjadi semakin berat. Jika muncul keputihan yang tidak normal, nyeri, luka, benjolan atau keluhan lain pada area genital, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan. Lebih cepat diperiksa, lebih cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan.(hkl)













