Banner Promo
Pendidikan

Bukan Sekadar Seremoni, HUT ke-81 RI di SMPN 18 Makassar Jadi Momentum Mencetak Generasi Unggul

×

Bukan Sekadar Seremoni, HUT ke-81 RI di SMPN 18 Makassar Jadi Momentum Mencetak Generasi Unggul

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MAKASSAR, LIPUTAN8.ID – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMPN 18 Makassar berlangsung khidmat dan penuh makna, Senin (17/8/2026).

Bagi keluarga besar SMPN 18 Makassar, peringatan kemerdekaan tahun ini bukan sekadar agenda seremonial. Upacara menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan kembali semangat kebangsaan kepada generasi muda.

RS Daya MKSR

Suasana semakin istimewa karena upacara dipimpin langsung Kepala SMPN 18 Makassar, Hj. Sitti Syafariah Buhari, S.Ag., M.A., yang baru menjabat sebagai kepala sekolah. Ia bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan amanat yang sarat pesan tentang pendidikan serta masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, Hj. Sitti Syafariah mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali cita-cita luhur dan makna mendasar dari kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, kemerdekaan yang diperjuangkan para pendiri bangsa memiliki tujuan besar sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta turut menjaga ketertiban dunia.

Cita-cita tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai sejarah yang hanya dikenang setiap 17 Agustus. Cita-cita itu harus diteruskan melalui kerja nyata oleh seluruh elemen bangsa.

“Menjadi amanat dan kewajiban kita bersama, baik pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat, untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Ia menilai pendidikan memiliki posisi penting dalam mengisi kemerdekaan. Sekolah menjadi salah satu garda terdepan dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, tanggung jawab, kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

“Sekolah adalah garda terdepan dalam memajukan negeri yang kita cintai. Tanpa pendidikan yang baik dan unggul, negara tidak akan maju,” tegasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri seluruh guru dan tenaga kependidikan SMPN 18 Makassar, pengurus Komite Sekolah, serta Paguyuban Kelas. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa semangat pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik merupakan tanggung jawab bersama.

Kebersamaan antara sekolah, komite dan paguyuban kelas juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program sekolah sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk berkembang.

Pesan yang disampaikan dalam upacara menjadi pengingat bagi para siswa bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, serta berani mengembangkan potensi diri.

Di tengah khidmatnya pengibaran Sang Merah Putih, para siswa juga diajak memahami bahwa mereka merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia. Prestasi yang diraih di bangku sekolah menjadi bekal untuk melanjutkan pembangunan bangsa.

Sebagai kepala sekolah yang baru menjabat, Hj. Sitti Syafariah menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai awal untuk membangun semangat kebersamaan di lingkungan SMPN 18 Makassar.

Rangkaian kegiatan upacara kemudian ditutup dengan foto bersama. Kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, pengurus Komite, Paguyuban Kelas serta para peserta didik mengabadikan momen kebersamaan tersebut sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan yang penuh makna.

Foto bersama itu menjadi penutup sederhana namun berkesan, sekaligus menggambarkan kuatnya kebersamaan keluarga besar SMPN 18 Makassar dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Upacara HUT ke-81 RI akhirnya bukan hanya menjadi penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan ilmu, prestasi dan pendidikan yang berkualitas.(amr)

DPRD Makassar

Bapenda