Banner Promo
Headline

Menteri LH Sebut Penataan TPA Tamangapa Layak Jadi Percontohan Nasional

×

Menteri LH Sebut Penataan TPA Tamangapa Layak Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id – Upaya Pemerintah Kota Makassar membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa mulai mendapat pengakuan di tingkat nasional. Menteri Lingkungan Hidup (LH) menilai langkah penataan TPA melalui penggunaan geomembran dan sistem urukan tanah merupakan praktik yang layak dijadikan contoh bagi daerah lain dalam membangun pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Apresiasi tersebut menjadi angin segar bagi Kota Makassar yang selama beberapa tahun terakhir terus berbenah menghadapi tantangan tingginya volume sampah. Di tengah keterbatasan lahan dan meningkatnya kebutuhan layanan persampahan, pemerintah kota memilih memperkuat sistem pengelolaan di TPA agar lebih aman bagi lingkungan dan masyarakat.

RS Daya MKSR

Penggunaan geomembran sebagai lapisan pelindung serta metode urukan tanah dinilai mampu mengurangi risiko pencemaran air tanah, mengendalikan bau, sekaligus mendukung penerapan sistem sanitary landfill yang lebih modern dibandingkan pola pembuangan terbuka. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan sampah yang tengah dijalankan di Makassar.

Menteri LH menegaskan bahwa pembenahan TPA tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, praktik baik yang dilakukan di Makassar dinilai dapat menjadi referensi bagi kabupaten dan kota lain yang sedang berupaya memperbaiki sistem pengelolaan sampahnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong perubahan dari hulu dengan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA. Edukasi pemilahan sampah dari rumah tangga, penguatan bank sampah, hingga pengurangan sampah organik menjadi bagian dari strategi besar untuk memperpanjang usia layanan TPA Tamangapa.

Transformasi tersebut sejalan dengan visi menjadikan Makassar sebagai kota metropolitan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Perbaikan sistem pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tata kelola persampahan yang lebih modern dan bertanggung jawab.

Pengakuan dari Menteri Lingkungan Hidup menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Makassar untuk terus menjaga konsistensi pembenahan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, TPA Tamangapa diharapkan tidak lagi dipandang sekadar sebagai lokasi pembuangan akhir, melainkan sebagai simbol perubahan menuju pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.(hkl)

DPRD Makassar

Bapenda