Banner Promo

Bapenda
Headline

Tak Hanya Tempat Ibadah, 683 Masjid di Luwu Utara Mulai Lindungi Para Pelayan Umat

×

Tak Hanya Tempat Ibadah, 683 Masjid di Luwu Utara Mulai Lindungi Para Pelayan Umat

Sebarkan artikel ini

LUWU UTARA liputan8.id – Masjid tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi ruang yang memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para pelayan umat. Melalui langkah strategis Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Luwu Utara, sebanyak 683 masjid didorong untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para pengurus dan pekerjanya.

Program ini menyasar mereka yang selama ini berperan penting dalam menjaga aktivitas masjid, mulai dari imam, muazin, marbot, petugas kebersihan, hingga pengurus lainnya. Mereka akan didorong mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan santunan kematian.

RS Daya MKSR

Sekretaris DMI Kabupaten Luwu Utara, Arief R. Palallo, menyampaikan bahwa pengurus dan pekerja masjid merupakan bagian penting dalam pelayanan umat yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.

Menurutnya, bentuk pengabdian tersebut perlu diiringi dengan perhatian dan perlindungan agar para pelayan masjid dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang dan aman.

“Keikhlasan dalam melayani umat tetap harus dibarengi dengan perlindungan yang layak,” menjadi semangat dalam program tersebut.

Melalui kepesertaan jaminan sosial, para pekerja masjid nantinya memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko saat menjalankan aktivitasnya. Jika terjadi musibah, keluarga peserta juga dapat memperoleh santunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Gerakan ini mulai diterapkan secara bertahap di sejumlah masjid di Luwu Utara. DMI berharap seluruh masjid yang menjadi sasaran dapat ikut berpartisipasi sehingga semakin banyak pelayan umat yang mendapatkan perlindungan.

Langkah DMI Luwu Utara ini menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga hadir memperhatikan kehidupan dan kesejahteraan orang-orang yang berada di balik pelayanan umat.(hkl)