Luwu Utara liputan8.id – Harapan baru bagi nelayan kecil di Kabupaten Luwu Utara kembali hadir dari pesisir Pelabuhan Munte. Bupati Andi Abdullah Rahim secara langsung menyerahkan dokumen elektronik E-Pas Kecil kepada para nelayan sebagai bentuk legalitas kapal sekaligus perlindungan bagi aktivitas mereka di laut.
Penyerahan E-Pas Kecil tersebut disambut antusias oleh masyarakat pesisir. Dokumen ini menjadi bukti resmi kepemilikan kapal nelayan berukuran kecil yang sangat penting untuk menunjang keselamatan pelayaran, kemudahan administrasi, hingga akses terhadap berbagai program bantuan pemerintah.
Dalam sambutannya, Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan nelayan mendapatkan perhatian nyata. Menurutnya, nelayan merupakan salah satu penggerak utama ekonomi daerah yang harus diberi perlindungan dan kemudahan dalam bekerja.
“Pemerintah hadir untuk membantu nelayan agar lebih aman, nyaman, dan memiliki kepastian hukum saat melaut,” ujarnya di hadapan para nelayan yang hadir.
Tak hanya sekadar penyerahan dokumen, kegiatan ini juga menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam mendorong modernisasi sektor perikanan. Dengan sistem digital melalui E-Pas Kecil, proses pendataan kapal menjadi lebih tertib dan efisien.
Para nelayan pun mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah. Mereka menilai keberadaan E-Pas Kecil akan mempermudah pengurusan administrasi kapal, termasuk saat mengakses bantuan dan program pemberdayaan nelayan.
Suasana di Pelabuhan Munte tampak penuh semangat dan harapan. Di tengah tantangan ekonomi dan cuaca yang kerap tidak menentu, dukungan pemerintah seperti ini menjadi penyemangat baru bagi masyarakat pesisir untuk terus melaut dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus di perkotaan, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi tulang punggung sektor kelautan dan perikanan di Luwu Utara.(hkl)












