Makassar, Liputan8.id, Pemerintah Kota Makassar memastikan bahwa masyarakat yang masih terdaftar dalam skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal di fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit milik pemerintah.
Hal ini disampaikan oleh dr. Nursaidah yang menegaskan bahwa pasien yang datang menggunakan skema Jamkesda tidak akan ditolak, terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera. Salah satu rumah sakit yang tetap melayani pasien Jamkesda adalah RSUD Daya Makassar.
Menurutnya, skema Jamkesda saat ini berfungsi sebagai langkah awal penanganan bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan yang lebih komprehensif. Sambil tetap mendapatkan layanan medis, pasien akan menjalani proses verifikasi sosial oleh tim terkait.
“Pasien tetap dilayani terlebih dahulu melalui Jamkesda. Ini menjadi solusi sementara agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan,” jelas dr. Nursaidah. Selasa (16/12/2025).
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa setelah proses verifikasi dilakukan, pasien yang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai masyarakat miskin atau miskin ekstrem akan dialihkan kepesertaannya ke dalam skema UHC Prioritas.
Program UHC Prioritas sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan, mendapatkan jaminan kesehatan yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi.
“Jadi mekanismenya jelas. Penanganan awal menggunakan Jamkesda, kemudian diverifikasi oleh tim sosial. Jika memenuhi syarat, maka kepesertaannya akan dialihkan ke UHC Prioritas,” ungkapnya.
Dengan sistem ini, pemerintah berharap tidak ada masyarakat yang terabaikan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, sekaligus memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Universal Health Coverage (UHC), yang menargetkan seluruh warga memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak tanpa hambatan finansial.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia, terutama dalam kondisi darurat, karena proses administrasi dapat diselesaikan sambil berjalan melalui mekanisme yang telah disiapkan.
(Red)







