Sengkang liputan8.id– Kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo kembali memicu polemik di kalangan praktisi pendidikan. Terbitnya Surat Tugas Nomor: 800.1.11.1/1191/Disdikbud untuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Makassar berpotensi memaksa satuan pendidikan merogoh kocek Dana BOS hingga jutaan rupiah.
Bukan angka kecil, biaya kontribusi sebesar Rp4.300.000 per peserta yang harus disetorkan kepada pihak ketiga, CV. Adi Jaya Consulting asal Jawa Tengah, dinilai sangat tidak proporsional. Terutama bagi sekolah-sekolah di pelosok yang memiliki jumlah siswa terbatas.

“Ini bukan lagi soal peningkatan mutu, tapi soal keberlangsungan hidup sekolah kecil. Jika
sekolah dengan 30 siswa dipotong 4,3 juta hanya untuk seremoni 3 hari, itu sama saja
merampas hak listrik dan buku siswa selama satu semester,” ujar Rafli Pemerhati Kebijakan Publik dan Sosial
Berdasarkan data yang dihimpun tim redaksi, beban biaya ini menciptakan ketimpangan anggaran yang mengerikan. Sekolah dengan jumlah siswa minim terpaksa kehilangan persentase anggaran yang jauh lebih besar dibanding sekolah perkotaan.(hkl)







