MAKASSAR liputan8.id – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan akuntabel. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Rakor Monev) Proyek Strategis yang digelar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, bersama jajaran menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mengawal pelaksanaan proyek-proyek strategis agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rakor tersebut membahas berbagai hal terkait progres pelaksanaan proyek, evaluasi terhadap kendala yang dihadapi di lapangan, hingga langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi permasalahan hukum dalam setiap tahapan pekerjaan.
Menurut Dinas PU Makassar, koordinasi dan pengawasan yang dilakukan secara berkala menjadi bagian penting untuk memastikan proyek strategis dapat terlaksana tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui forum ini, Dinas PU Makassar juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.
Sinergi yang terjalin dengan Kejati Sulsel diharapkan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pembangunan di Kota Makassar.
Dengan pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan, proyek-proyek strategis di Kota Makassar diharapkan mampu berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.(hkl)












