MAKASSAR liputan8.id – Inovasi digital dalam pengelolaan pajak daerah terus berkembang dan menjadi perhatian sejumlah pemerintah daerah. Kota Makassar menjadi salah satu daerah yang mulai berbagi pengalaman dalam menghadirkan layanan perpajakan yang lebih modern, cepat, dan transparan.
Hal tersebut terlihat saat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Jeneponto pada 9 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi momentum pertukaran informasi terkait inovasi dan strategi pengelolaan pajak daerah berbasis digital.

Dalam kunjungan tersebut, Bapenda Makassar memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi), sistem digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi serta memenuhi kewajiban pajak daerah.
Melalui penerapan teknologi, pengelolaan pajak tidak hanya menjadi lebih praktis bagi masyarakat, tetapi juga membantu pemerintah memperkuat pendataan, pengawasan, serta akuntabilitas penerimaan daerah.
Digitalisasi pelayanan pajak dinilai bukan sekadar mengubah proses manual menjadi berbasis aplikasi. Lebih dari itu, transformasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kunjungan DPRD Jeneponto menjadi kesempatan untuk mempelajari pengalaman Makassar dalam mengembangkan inovasi pelayanan pajak. Pertukaran pengetahuan antardaerah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menghadirkan sistem pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap layanan yang serba cepat dan mudah, pemerintah daerah dituntut terus beradaptasi. Kehadiran sistem digital memberikan kemudahan bagi wajib pajak sekaligus membantu pemerintah mengoptimalkan potensi penerimaan daerah.
Bapenda Makassar menilai penguatan inovasi digital merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pendapatan daerah yang lebih transparan, efisien, dan terpercaya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik dapat menjadi jembatan kolaborasi antarwilayah. Pengalaman yang telah diterapkan di Kota Makassar kini menjadi referensi bagi daerah lain dalam memperkuat pengelolaan pajak berbasis teknologi.
Dengan semangat berbagi inovasi, Bapenda Makassar terus berkomitmen menghadirkan layanan perpajakan yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(hkl)







