MAKASSAR liputan8.id— Pemerintah Kota Makassar resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Edaran tersebut menjadi penegasan komitmen Pemkot dalam mendukung agenda nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya di wilayah Kota Makassar.
Surat edaran yang ditetapkan pada 24 Februari 2026 itu menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, lurah hingga jajaran RT/RW untuk ikut menyosialisasikan pelaksanaan sensus yang akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 sangat penting bagi arah pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Makassar ke depan.
“Data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi dasar kita dalam menyusun kebijakan ekonomi, mendorong investasi, serta memperkuat sektor usaha di Makassar,” ujar Munafri, Rabu (25/2/2026).
Fokus Data Usaha di Makassar Sensus
Ekonomi 2026 akan mencatat seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor ekonomi, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), perdagangan, jasa, industri, hingga perusahaan besar, kecuali sektor pertanian yang telah dicakup dalam Sensus Pertanian 2023.
Di Makassar, pendataan ini dinilai sangat strategis mengingat pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa yang terus berkembang, termasuk pelaku UMKM di pasar tradisional dan sentra kuliner.
“Makassar sebagai kota jasa dan perdagangan membutuhkan data yang akurat agar kebijakan yang kita ambil benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Libatkan Kecamatan hingga Kelurahan
Melalui SE tersebut, Pemkot meminta seluruh dinas, badan, kecamatan, dan kelurahan untuk aktif membantu BPS Kota Makassar dalam proses sosialisasi dan pendataan.
Selain itu, para pelaku usaha diimbau untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang jujur serta lengkap. Pemkot memastikan bahwa kerahasiaan data responden dijamin oleh undang-undang.
“Jangan ragu memberikan data yang benar. Kerahasiaannya dijamin dan ini untuk kepentingan pembangunan kota kita bersama,” tutup Munafri.
Dengan dukungan penuh masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Makassar diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan data valid demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)







