MAKASSAR, Liputan8.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, RSUD Daya menghadirkan program operasi gratis bagi pasien dengan kondisi celah bibir dan langit-langit. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan layanan kesehatan tetapi memiliki keterbatasan biaya.
Program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi pasien untuk mendapatkan penanganan medis yang layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Bagi pasien dan keluarga, kesempatan menjalani operasi bukan hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga membawa harapan baru untuk menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri.

Celah bibir dan langit-langit merupakan kondisi yang dapat memengaruhi fungsi makan, bicara, serta perkembangan sosial seseorang. Melalui tindakan operasi dan penanganan medis yang sesuai, pasien berpeluang memperoleh perbaikan fungsi dan kualitas hidup.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan “RS Daya Mengabdi”, yang dilaksanakan melalui kolaborasi RSUD Daya Kota Makassar dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin (RSGM Unhas), dengan dukungan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Yayasan Celebes Cleft Center (CCC), serta Smile Train Indonesia.
Direktur RSUD Daya Kota Makassar, dr. A. Any Muliany M., M.Kes., menyampaikan bahwa momentum HUT ke-419 Kota Makassar menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, pihak rumah sakit ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap memiliki kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk mereka yang selama ini terkendala biaya maupun akses informasi.
Sementara itu, Direktur RSGM Unhas, Dr. drg. Andi Tajrin, M.Kes., Sp.B.M.M., Subsp.C.O.M(K), menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Program ini terbuka bagi bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang mengalami celah bibir dan/atau langit-langit, termasuk pasien yang pernah menjalani operasi tetapi masih membutuhkan tindakan koreksi atau penanganan lanjutan. Seluruh calon pasien harus terlebih dahulu menjalani skrining dan pemeriksaan medis untuk menentukan kelayakan serta jenis tindakan yang diperlukan.
Rencananya, bakti sosial operasi gratis ini akan berlangsung pada 7–9 November 2026. Karena itu, masyarakat, tenaga kesehatan, puskesmas, pemerintah wilayah, serta berbagai elemen lainnya diharapkan ikut menyebarluaskan informasi agar program ini dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kepedulian yang diwujudkan melalui pelayanan kesehatan menjadi salah satu cara untuk menghadirkan harapan dan membantu pasien menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Bagi pasien dan keluarga, kesempatan memperoleh penanganan medis bukan sekadar tentang operasi, melainkan juga tentang harapan untuk tumbuh, beraktivitas, dan menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri.(hkl)








