MAKASSAR, Liputan8.id 7/7/2026 – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 22 Makassar mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pada awal Juli 2026, para orang tua dan calon peserta didik mengikuti proses pendaftaran dengan harapan dapat melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.
Pelaksanaan PPDB tahun ini juga didukung oleh pemanfaatan teknologi digital melalui Aplikasi Lontara+. Kehadiran aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi orang tua dan calon siswa untuk memantau perkembangan jumlah pendaftar serta urutan seleksi secara real-time.
Dengan dukungan sistem digital, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi pendaftaran secara lebih mudah dan transparan. Orang tua pun dapat mengikuti perkembangan proses seleksi tanpa harus terus-menerus datang ke sekolah untuk mencari informasi.

Pemanfaatan Aplikasi Lontara+ menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Meski demikian, ketelitian dalam memahami persyaratan dan mengikuti setiap tahapan pendaftaran tetap menjadi hal penting bagi calon peserta didik.
Sambut Kepala Sekolah Baru
Di tengah pelaksanaan agenda pendidikan tersebut, SMPN 22 Makassar juga memasuki babak baru dalam kepemimpinan sekolah. Pada akhir Juni hingga Juli 2026, sekolah menyambut Hartono, S.Pd. sebagai kepala sekolah baru, menggantikan pimpinan sebelumnya.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membangun lingkungan sekolah yang semakin nyaman bagi peserta didik.
Kepala sekolah memiliki peran penting dalam menggerakkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua. Sinergi seluruh pihak menjadi modal utama dalam menciptakan suasana belajar yang aman, tertib, dan mendukung perkembangan potensi siswa.
Antusiasme masyarakat dalam PPDB serta pemanfaatan layanan digital menjadi bagian dari dinamika pendidikan di SMPN 22 Makassar pada tahun ajaran baru ini.
Ke depan, harapan masyarakat tidak hanya tertuju pada kelancaran penerimaan peserta didik baru, tetapi juga pada peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Dengan kepemimpinan baru dan dukungan teknologi, SMPN 22 Makassar diharapkan terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat.(*)








