Pemkab Lutra
kesehatanPendidikan

Puskesmas Sudiang Gencarkan Skrining Kesehatan Anak Sekolah Sepanjang Juni 2026

×

Puskesmas Sudiang Gencarkan Skrining Kesehatan Anak Sekolah Sepanjang Juni 2026

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, liputan8.id ,2/6/2026 – UPT Puskesmas Sudiang menggencarkan pelayanan skrining atau penjaringan kesehatan anak sekolah sepanjang Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendeteksi sejak dini berbagai persoalan kesehatan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan aktivitas belajar peserta didik.

Pelayanan tersebut berlangsung secara bertahap mulai 2 hingga 19 Juni 2026 di sejumlah sekolah dalam wilayah kerja Puskesmas Sudiang.

RS Daya MKSR

Skrining diawali pada 2 Juni di SD Inpres Kalang Tubung I, kemudian dilanjutkan pada 3 Juni di MI Plus Al-Mubarak. Pada 4 Juni, petugas kesehatan melaksanakan kegiatan di SD Negeri Malewang, disusul SD Negeri Sudiang pada 5 Juni dan SD Inpres Kalang Tubung 2 pada 6 Juni.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 8 Juni di SD Negeri Batutambung, 9 Juni di MI An-Nashar Timor-Timor, dan 10 Juni di SD IT Al-Akhyar. Selanjutnya, skrining dilaksanakan di SD Inpres Baddoka pada 11 Juni, SD SLB pada 12 Juni, SD Bunda Kasih pada 13 Juni, serta SD Negeri Baddoka pada 15 Juni.

Kegiatan kembali dilaksanakan di SD IT Darussalam pada 17 Juni, SD Buq’atun Mubarak pada 18 Juni, dan ditutup pada 19 Juni di SD IT Imam Syafi’i.

Dalam pelaksanaannya, skrining tidak hanya berfokus pada pemeriksaan umum. Petugas melakukan sejumlah pemeriksaan, antara lain pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, kebersihan kulit dan kuku, hingga deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyimpangan perkembangan anak.

Kepala UPT Puskesmas Sudiang, dr. Ela Saptianingsih Bangkele, M.Kes., menempatkan skrining kesehatan anak sekolah sebagai bagian penting dari upaya pencegahan dan deteksi dini. Pemeriksaan di lingkungan sekolah dinilai membantu petugas kesehatan mengenali kondisi anak lebih awal sehingga temuan yang membutuhkan perhatian dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak tidak cukup dilakukan ketika anak sudah mengalami keluhan. Pemeriksaan secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Upaya tersebut juga memperkuat kolaborasi antara puskesmas, sekolah, dan orang tua dalam menjaga kesehatan peserta didik. Hasil pemeriksaan dapat menjadi informasi awal bagi pihak terkait untuk memberikan perhatian atau tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing anak.

Kegiatan skrining ini sekaligus menunjukkan peran puskesmas dalam memperkuat pelayanan promotif dan preventif. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pelayanan ketika sakit, tetapi juga mendapatkan pemeriksaan untuk mengenali potensi masalah kesehatan sejak dini.

Dengan pelaksanaan skrining secara menyeluruh di berbagai sekolah, Puskesmas Sudiang terus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat. Deteksi dini diharapkan dapat membantu memastikan masalah kesehatan anak tidak terlambat diketahui dan dapat segera ditangani sesuai kebutuhan AQ . ( hkl )

DPRD Makassar

Bapenda