MAKASSAR liputan8.id – Perjalanan menyusui bukan selalu menjadi perjalanan yang mudah bagi seorang ibu. Di balik upaya memberikan ASI terbaik bagi buah hati, ada rasa lelah, tantangan, hingga kebutuhan untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat.
Hal inilah yang menjadi perhatian RSUD Daya Kota Makassar melalui program BIKANGDOANG (Bincang Kesehatan Dengan Orang Tersayang). Program tersebut hadir sebagai ruang edukasi sekaligus komunikasi kesehatan untuk mengajak keluarga memahami pentingnya peran mereka dalam mendampingi ibu selama masa menyusui.

ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan daya tahan tubuh. Namun, keberhasilan pemberian ASI tidak semata-mata menjadi tanggung jawab ibu.
Dukungan dari suami, orang tua, maupun anggota keluarga lainnya dapat memberikan rasa nyaman dan membantu ibu menjalani proses menyusui dengan lebih tenang.
Melalui BIKANGDOANG, RSUD Daya Makassar mengajak masyarakat melihat proses menyusui dari sisi yang lebih luas. Ketika seorang ibu membutuhkan waktu untuk beristirahat, keluarga dapat mengambil peran dalam membantu pekerjaan rumah. Ketika ibu merasa lelah atau menghadapi tantangan dalam menyusui, dukungan emosional dan semangat dari orang terdekat menjadi hal yang berarti.
Kehadiran keluarga yang memberikan perhatian sederhana sekalipun dapat membuat ibu merasa tidak menjalani perjalanan tersebut seorang diri.
BIKANGDOANG dikemas dalam suasana komunikatif agar masyarakat tidak hanya memperoleh informasi kesehatan, tetapi juga memiliki ruang untuk berbagi dan memahami berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan bayi.
Edukasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi ibu menyusui merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga memiliki posisi penting dalam memastikan ibu mendapatkan dukungan yang dibutuhkan selama memberikan ASI kepada buah hati.
RSUD Daya Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Melalui BIKANGDOANG, rumah sakit tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian dan keterlibatan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Sebab, di balik seorang ibu yang mampu memberikan ASI dengan penuh kasih, sering kali ada keluarga yang hadir memberikan dukungan, membantu ketika dibutuhkan, dan meyakinkan bahwa setiap perjuangan seorang ibu sangat berarti bagi tumbuh kembang buah hati.(*)












