Banner Promo
Pendidikan

Tancap Gas Benahi SMPN 36 Makassar, Abdul Munir Perkuat Disiplin Siswa hingga Budaya Pilah Sampah

×

Tancap Gas Benahi SMPN 36 Makassar, Abdul Munir Perkuat Disiplin Siswa hingga Budaya Pilah Sampah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id – Baru beberapa bulan dipercaya memimpin UPTD SMP Negeri 36 Makassar, Kepala Sekolah Abdul Munir langsung tancap gas melakukan berbagai pembenahan. Tak hanya menyasar fasilitas sekolah, perubahan juga diarahkan pada pembentukan karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan.

Salah satu fokus utama Abdul Munir adalah membangun kebiasaan siswa untuk hadir tepat waktu. Setiap pagi, pihak sekolah melakukan penjemputan siswa di gerbang mulai pukul 06.30 WITA sebagai bagian dari upaya menanamkan budaya disiplin sejak dini.

RS Daya MKSR

Menurut Abdul Munir, disiplin waktu merupakan salah satu modal penting bagi siswa untuk meraih kesuksesan di masa depan. Anak-anak perlu dibiasakan menghargai waktu dan memahami bahwa setiap aktivitas memiliki batas waktu yang harus dipatuhi.

“Anak bisa sukses jika bisa menghargai waktu. Karena itu, kami mulai membangun kebiasaan datang tepat pada waktu yang telah ditentukan,” ujar Abdul Munir.

Pembenahan juga dilakukan pada akses masuk sekolah. Pihak SMPN 36 Makassar membuat dan menata pagar serta gerbang sekolah agar lingkungan sekolah terlihat lebih rapi sekaligus memberikan rasa aman bagi siswa selama berada di lingkungan pendidikan.

Gerbang sekolah juga menjadi bagian dari penerapan kedisiplinan. Dengan akses keluar-masuk yang lebih tertata, siswa tidak mudah keluar maupun masuk sekolah tanpa pengawasan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya sekolah menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan.

Tak berhenti di gerbang, pembenahan fasilitas juga menyentuh akses antarkelas. Sekolah membangun koridor yang menghubungkan sejumlah ruang kelas sehingga siswa dan guru dapat berpindah ruangan dengan lebih nyaman tanpa harus terkena hujan ketika musim penghujan tiba.

“Koridor ini kami buat agar anak-anak bisa mengakses jalan antarkelas dengan lebih nyaman, terutama saat hujan. Jadi aktivitas belajar tidak terganggu kondisi cuaca,” jelasnya.

Di sisi lain, SMPN 36 Makassar juga mulai memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui program pemilahan sampah. Sampah mulai diarahkan untuk dipilah sesuai jenisnya sebagai bagian dari pembiasaan perilaku ramah lingkungan di kalangan siswa.

Program tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mendorong masyarakat, termasuk lingkungan sekolah, untuk tidak lagi mencampur seluruh jenis sampah. Sekolah dinilai menjadi tempat strategis untuk menanamkan kebiasaan tersebut sejak usia dini.

Abdul Munir menegaskan, pembenahan yang dilakukan bukan semata-mata untuk mempercantik sekolah. Lebih jauh, seluruh program diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, nyaman, dan mampu membentuk karakter siswa.

“Kami ingin pembenahan ini memberikan dampak kepada anak-anak. Bukan hanya sekolahnya yang terlihat lebih baik, tetapi juga kedisiplinan dan karakter mereka semakin terbentuk,” pungkas Abdul Munir.(hkl)

DPRD Makassar

Bapenda