Banner Promo
Headline

Ratusan Karateka Padati Karebosi, Ranting Bawakaraeng Matangkan Persiapan Kenaikan Sabuk

×

Ratusan Karateka Padati Karebosi, Ranting Bawakaraeng Matangkan Persiapan Kenaikan Sabuk

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id — Lapangan Karebosi, Kota Makassar, menjadi lautan karateka pada Minggu (31/5/2026). Ratusan karateka dari berbagai kabupaten, kota, dan ranting berkumpul dalam kegiatan latihan bersama (gashuku) sebagai persiapan menghadapi ujian kenaikan tingkat (sabuk) Institut Karatedo Nasional (INKANAS).

Sejak pagi hari, suasana Lapangan Karebosi dipenuhi semangat para karateka yang mengikuti berbagai materi latihan teknik, fisik, serta pembinaan mental. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar-ranting dan daerah.

Di antara ratusan peserta yang hadir, belasan kohai (murid) dan senpai (senior) dari Ranting Bawakaraeng turut ambil bagian dengan penuh antusias. Mereka mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan disiplin sebagai bekal menghadapi ujian kenaikan sabuk yang akan datang.

Kegiatan tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Dewan Pembina INKANAS Sulawesi Selatan, Dr. Ilham Arief Sirajuddin. Mantan Wali Kota Makassar yang akrab disapa IAS itu memberikan motivasi kepada seluruh peserta mengenai esensi sejati seorang karateka.

Menurut IAS, ujian kenaikan sabuk tidak hanya dimaknai sebagai perubahan warna sabuk semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan rasa persaudaraan di antara sesama karateka.

“Ujian kenaikan sabuk bukan sekadar mengejar warna sabuk yang baru atau pengakuan fisik semata. Jauh di atas itu, momentum ini harus menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai sportivitas, disiplin yang tinggi, dan rasa persaudaraan di antara kita semua,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa karateka INKANAS harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ilmu bela diri yang dimiliki harus digunakan untuk melindungi dan membantu sesama, bukan untuk menunjukkan kehebatan diri.

Gemuruh teriakan kiai yang kompak mewarnai jalannya latihan. Menindaklanjuti arahan dewan pembina, para senpai dari Ranting Bawakaraeng tampak aktif memberikan bimbingan dan koreksi teknik kepada para kohai agar dapat tampil maksimal saat ujian resmi berlangsung.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Bawakaraeng 1 Makassar, Irfadia Arifin, S.Pd, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga bela diri di lingkungan sekolah. Menurutnya, karate tidak hanya membentuk prestasi, tetapi juga karakter dan kedisiplinan para peserta didik.

“Kami akan selalu mendukung kegiatan olahraga bela diri yang ada di sekolah dengan menyediakan fasilitas lapangan dan sarana pendukung lainnya. Apalagi ranting ini sudah berjalan selama empat tahun dan telah melahirkan banyak alumni, sehingga regenerasi harus terus dilakukan agar para siswa tetap berlatih dan mampu meraih prestasi,” ujar Irfadia.

Ia berharap keberadaan Ranting Bawakaraeng di SDN Bawakaraeng 1 Makassar dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan atlet-atlet muda yang berprestasi serta berkarakter.

Melalui kegiatan latihan bersama ini, para karateka diharapkan tidak hanya matang secara teknik dan fisik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berjiwa ksatria, menjunjung tinggi sportivitas, serta terus menjaga erat tali persaudaraan di lingkungan INKANAS.

(hkl)