Banner Promo
Headline

Medan Berat Tak Halangi Bantuan, Pemkab Luwu Utara Jangkau Desa Terisolasi Pascabanjir

×

Medan Berat Tak Halangi Bantuan, Pemkab Luwu Utara Jangkau Desa Terisolasi Pascabanjir

Sebarkan artikel ini

LUWU UTARA liputan8.id – Jalan berlumpur, genangan air yang masih tinggi, hingga akses yang nyaris putus tidak menghentikan langkah tim gabungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk menjangkau warga terdampak banjir. Selasa (26/5/2026), bantuan bahan pangan dan kebutuhan pokok akhirnya tiba di sejumlah desa terisolasi setelah tim harus menembus medan berat menggunakan kendaraan off-road.

Di bawah komando langsung Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, rombongan bergerak bersama personel BPBD, Polres Luwu Utara, serta komunitas Indonesia Off-Road Federation (IOF). Kehadiran kendaraan 4×4 menjadi harapan bagi warga yang selama beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan akses logistik akibat banjir.

Desa Lembang-Lembang di Kecamatan Baebunta Selatan, Desa Pince Puteh di Kecamatan Malangke, dan Desa Wara di Kecamatan Malangke Barat menjadi titik utama penyaluran bantuan hari itu. Sepanjang perjalanan, tim harus melewati jalan berlumpur dan genangan air yang cukup dalam. Namun, semangat untuk memastikan warga tetap mendapat bantuan membuat seluruh rombongan terus melaju.

Sesampainya di lokasi, suasana haru tampak dari wajah warga yang menyambut kedatangan bantuan. Tidak sedikit masyarakat yang sejak pagi menunggu dengan penuh harapan di depan rumah maupun di titik pengungsian sementara.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Pemerintah hadir bersama seluruh unsur untuk membantu warga secepat mungkin,” ujar Andi Abdullah Rahim di sela kegiatan penyaluran bantuan.

Bantuan yang dibawa berupa beras, mie instan, air mineral, telur, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, relawan, dan komunitas off-road dinilai menjadi kekuatan besar dalam mempercepat distribusi bantuan ke wilayah sulit dijangkau. Di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat, kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Luwu Utara.

Pemkab Luwu Utara juga memastikan pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan melalui personel BPBD yang disiagakan di sejumlah titik rawan, guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan sekaligus memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

(hkl)