Banner Promo
Headline

MoU Pertanian dan Pembagian Bibit Cabai Warnai Rakerda PKK Luwu Utara

×

MoU Pertanian dan Pembagian Bibit Cabai Warnai Rakerda PKK Luwu Utara

Sebarkan artikel ini

LUWU UTARA liputan8.id — Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan terasa di Aula Lagaligo saat Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Senin (26/5/2026). Tidak sekadar menjadi agenda tahunan, kegiatan ini hadir membawa harapan baru bagi penguatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Rakerda dibuka langsung oleh Andi Abdullah Rahim dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten, Wakil Bupati, para pimpinan OPD, camat, hingga kader PKK dari berbagai kecamatan dan desa. Kehadiran para peserta dengan balutan seragam PKK menambah nuansa kekeluargaan dalam forum tersebut.

Salah satu momen penting dalam kegiatan itu adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara TP PKK Kabupaten dengan penyuluh pertanian. Kerja sama tersebut menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan pertanian rumah tangga.

Keceriaan juga terlihat saat bibit cabai dibagikan kepada keluarga penerima manfaat melalui program GEMPITA (Gerakan Menanam di Pekarangan Kita). Bagi sebagian warga, bibit sederhana itu bukan sekadar tanaman, tetapi simbol harapan agar keluarga bisa lebih mandiri memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau pekarangan dimanfaatkan dengan baik, manfaatnya bisa langsung dirasakan keluarga. Selain mengurangi pengeluaran, hasilnya juga bisa membantu ekonomi rumah tangga,” ujar salah seorang peserta kegiatan.

Selain pembagian bibit, Rakerda turut menjadi ruang apresiasi bagi para kader KB yang selama ini aktif mendampingi masyarakat. Insentif diberikan kepada PPKBD, sub-PPKBD, BKB, BKR, dan BKL sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang selama ini bekerja di lapangan, sering kali tanpa mengenal waktu.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun kualitas keluarga dan masyarakat. Ia berharap Rakerda tidak hanya menghasilkan program di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten, Misnawati A. Abdullah Rahim menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dan kekompakan antar-kader. Menurutnya, tantangan sosial yang terus berkembang harus dijawab dengan program yang adaptif dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“PKK harus hadir di tengah masyarakat dengan program yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh keluarga,” katanya.

Rakerda juga diisi dengan diskusi dan koordinasi lintas sektor terkait penguatan kapasitas kader, pola asuh keluarga, kesehatan masyarakat, hingga program ketahanan pangan berbasis pekarangan.

Dengan semangat gotong royong yang terasa sepanjang kegiatan, Rakerda PKK Kabupaten Luwu Utara diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat peran perempuan dan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan daerah.

(hkl)