LUWU liputan8.id – Kabar pencegatan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel turut menimbulkan kecemasan bagi keluarga para relawan yang berada di dalam rombongan tersebut. Salah satunya adalah Andi Rangga Parasadewa, aktivis kemanusiaan asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang diketahui ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Andi Rangga Parasadewa disebut tergabung dalam misi Sumud Global Flotilla, sebuah gerakan internasional yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza. Namun hingga saat ini, pihak keluarga mengaku belum mendapatkan kabar terbaru mengenai kondisi maupun keberadaan Andi pasca insiden pencegatan kapal di perairan internasional dekat Siprus.
Kondisi tersebut membuat keluarga dan kerabat diliputi rasa cemas. Orang tua Andi Rangga pun meminta doa dari masyarakat Indonesia agar seluruh relawan kemanusiaan yang berada dalam armada tersebut diberikan keselamatan.
“Kami memohon doa kepada seluruh keluarga, kerabat, dan masyarakat Indonesia agar para aktivis kemanusiaan diberikan perlindungan dan keselamatan, terkhusus untuk ananda Andi Sadewa,” ungkap pihak keluarga.
Insiden pencegatan armada kemanusiaan ini sendiri menjadi perhatian dunia internasional setelah sejumlah relawan dan jurnalis dari berbagai negara dilaporkan berada di atas kapal saat dihentikan aparat Israel.
Sementara itu, kemlu.go.id menyatakan terus memantau kondisi warga negara Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut dan meminta keselamatan seluruh awak kapal dijamin.(*)







