MAKASSAR – LIPUTAN8.ID Dalam upaya memperkuat program sanitasi berbasis lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar menggelar seleksi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Sanitasi, Sabtu (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendampingan teknis yang profesional dan terukur.
Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap dan terbuka, meliputi seleksi administrasi, ujian tertulis, hingga wawancara. Tahapan tersebut dirancang untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi teknis, kemampuan sosial, serta integritas dalam mendampingi masyarakat di lapangan.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Subir, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan program sanitasi. Menurutnya, tenaga fasilitator tidak hanya bertugas melakukan pendataan, tetapi juga memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi warga.
“Seleksi ini kami lakukan secara transparan dan objektif. Kami ingin menghadirkan TFL yang profesional, bertanggung jawab, serta mampu bekerja langsung bersama masyarakat untuk mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Para TFL yang lolos nantinya akan berperan aktif dalam melakukan pendataan kondisi sanitasi secara akurat dan berkelanjutan, menyusun laporan kegiatan, serta mendampingi pelaksanaan program di berbagai wilayah di Makassar.
Peningkatan kualitas sanitasi sendiri merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar. Dengan dukungan tenaga pendamping yang andal, diharapkan program sanitasi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap peningkatan derajat kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.(amr)




