Banner Promo
Headline

Maulid Nabi di PDAM Makassar, Andi Syahrum Tekankan Keteladanan dan Disiplin Pegawai

×

Maulid Nabi di PDAM Makassar, Andi Syahrum Tekankan Keteladanan dan Disiplin Pegawai

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR liputan8.id — Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum Kota Makassar, Kamis (3/9/2026).

Peringatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mengingatkan seluruh pegawai agar menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, termasuk saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

RS Daya MKSR

Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Hadirkan Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW pada Setiap Aktivitasmu, Saat Itulah Implementasi Ajaran Agama Hadir dalam Hidupmu.”
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum, Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah Madjid, Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris, Ketua PERISMPAM Syahriati, sekretaris dewan pengawas, jajaran pejabat struktural, serta para pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar.

Peringatan Maulid diisi ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Amin Hamdat, SE, MM. Dalam tausiyahnya, para pegawai diajak tidak berhenti pada kegiatan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi menjadikan sifat dan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan tugas Perumda Air Minum sebagai perusahaan pelayanan publik. Keteladanan, kejujuran, tanggung jawab dan kepedulian diharapkan dapat tercermin dalam setiap pekerjaan yang dilakukan pegawai.

Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum mengatakan, peringatan Maulid menjadi kesempatan untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menerapkannya dalam lingkungan kerja.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan dan kesehatan untuk berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun memang sering kita laksanakan,” kata Andi Syahrum dalam sambutannya.
Menurutnya, umat Islam pada dasarnya telah mengetahui berbagai sifat Rasulullah SAW. Tantangannya adalah bagaimana nilai tersebut diwujudkan melalui tindakan nyata.

Ia mencontohkan kedisiplinan sebagai salah satu bentuk sederhana dalam menerapkan keteladanan Rasulullah di lingkungan kerja.

“Kita sebenarnya sudah mengetahui sifat-sifat Rasulullah. Tinggal bagaimana kita menerapkannya. Kedisiplinan itu sudah menjadi salah satu contoh bagaimana kita meneladani sifat Rasulullah, terutama dalam menjalankan hak dan kewajiban kita sebagai pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar,” jelasnya.

Andi Syahrum juga mengapresiasi penerapan kedisiplinan di lingkungan Perumda Air Minum Kota Makassar. Menurutnya, penerapan aturan, termasuk pemberian sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin, merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih baik.

“Alhamdulillah, kita sudah menerapkan kedisiplinan, datang tepat waktu, dan memberikan sanksi kepada teman-teman yang tidak disiplin,” ujarnya.
Di sisi lain, Andi Syahrum turut menyinggung aspek kesejahteraan pegawai. Ia berharap peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pegawai.

“Semua yang kita peroleh, semua yang kita dapatkan, tentunya harus kembali kepada kesejahteraan pegawai,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pegawai yang bekerja di lapangan, khususnya mereka yang menangani gangguan pelayanan dan kebocoran jaringan air.

Menurutnya, sejumlah petugas harus bekerja hingga larut malam, bahkan dini hari, ketika terjadi kebocoran maupun gangguan distribusi. Dedikasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan air kepada masyarakat tetap berjalan.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang bekerja sampai malam, bahkan sampai jam 3 untuk mengecek kalau ada kebocoran. Begitu juga teman-teman yang merespons keluhan pelanggan selama 24 jam,” tuturnya.
Andi Syahrum menegaskan, pelayanan air bersih membutuhkan komitmen dan respons cepat karena kebutuhan masyarakat berlangsung setiap hari.

Karena itu, seluruh pegawai diharapkan memiliki semangat yang sama dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Ia mengingatkan agar semangat Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari, mulai dari disiplin, tanggung jawab, kejujuran hingga kepedulian terhadap masyarakat.
“Jangan hanya kita memperingati Maulid, tetapi sifat-sifat Rasulullah juga harus kita hadirkan dalam aktivitas kita sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui peringatan tersebut, jajaran manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW semakin memperkuat hubungan antarkaryawan sekaligus menjadi landasan moral dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.(hkl)

DPRD Makassar

Bapenda