MAKASSAR liputan8.id – Transformasi layanan pajak daerah terus diperkuat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar. Melalui program PAMUNGKAS (Pajak Mulia Membangun Kota Makassar), Bapenda mulai memperluas sistem pendataan pajak berbasis digital hingga wilayah kepulauan.
Sosialisasi program tersebut digelar di Kantor Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Pulau Barrang Lompo, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 warga yang terdiri dari tokoh masyarakat, Ketua RT, dan Ketua RW dari tiga kelurahan di wilayah kepulauan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala UPT PBB-P2 Bapenda Kota Makassar, Indirwan Dermayasair, S.T., bersama Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Akhyar Ansyari, S.T., serta Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar.
Program PAMUNGKAS menjadi langkah inovatif Bapenda Makassar dalam menguji efektivitas sistem pendataan mandiri berbasis digital, khususnya untuk menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan.
Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan pendampingan untuk melakukan pendataan subjek dan objek pajak secara mandiri melalui aplikasi berbasis mobile maupun web. Masyarakat juga diarahkan untuk mengunggah dokumen pendukung sebagai bagian dari proses validasi data perpajakan.
Tidak hanya melakukan pendaftaran objek pajak baru, tim Bapenda juga melakukan pembaruan data terhadap objek pajak yang sudah terdaftar. Salah satunya dengan mencocokkan perubahan fungsi bangunan di lapangan, seperti rumah warga yang kini berkembang menjadi warung atau penginapan wisata pulau.
Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Akhyar Ansyari, menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan pajak daerah.
“Basis data PBB-P2 yang akurat dan ter-update ini penting supaya kebijakan pajak daerah ke depan lebih tepat sasaran, termasuk untuk wilayah kepulauan yang selama ini sering luput dari pendataan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyambut positif kehadiran program tersebut. Menurutnya, inovasi seperti PAMUNGKAS sangat membantu masyarakat pulau yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan pemerintah di wilayah daratan.
Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Salah satu Ketua RW di Pulau Barrang Lompo menilai pendampingan langsung dari Bapenda Makassar menjadi solusi yang memudahkan warga dalam memahami proses pendataan dan pembayaran pajak.
Melalui program PAMUNGKAS, Bapenda Makassar berharap pengelolaan data PBB-P2 semakin akurat, pelayanan pajak semakin mudah dijangkau, serta seluruh masyarakat termasuk warga kepulauan dapat ikut berperan dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.(hkl)







