MAKASSAR liputan8.id -Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui kegiatan Penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan yang berlangsung di RW 05 ini diikuti oleh kader BKB dan para ibu yang memiliki anak di bawah usia dua tahun (baduta).
Penyuluhan yang disampaikan oleh Hadasiah tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya periode 1.000 HPK sebagai fase paling menentukan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada masa ini, anak membutuhkan perhatian khusus melalui pemenuhan gizi yang seimbang, pola pengasuhan yang tepat, serta stimulasi yang optimal sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai informasi dan pemahaman agar mampu menerapkan pola asuh yang baik di lingkungan keluarga. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus menjadi langkah nyata dalam mencegah stunting sejak dini.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., menegaskan bahwa periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
“Periode 1.000 HPK merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan masa depan anak. Melalui penyuluhan ini, diharapkan orang tua semakin memahami perannya dalam mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan keluarga dimulai dari kualitas pengasuhan anak sejak usia dini. Karena itu, DPPKB Kota Makassar secara konsisten menghadirkan program Penyuluhan BKB sebagai wadah edukasi bagi para orang tua agar semakin siap menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, berkualitas, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui sinergi antara pemerintah, kader BKB, tenaga penyuluh, dan masyarakat, DPPKB Kota Makassar optimistis dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, serta berdaya saing menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia.(hkl)












