MAKASSAR liputan8.id – Setahun memimpin Kota Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin mencatat tingkat kepuasan publik yang tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dirilis Parameter Publik Indonesia (PPI), kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar mencapai 80,1 persen.
Angka tersebut menempatkan Munafri pada level yang sebanding dengan sejumlah kepala daerah di tingkat provinsi. Sebagai perbandingan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Gubernur Nusa Tenggara Timur berada di angka 80,5 persen, sementara Gubernur Jawa Barat tercatat sebesar 95 persen.
Direktur Eksekutif PPI menjelaskan, capaian 80,1 persen menunjukkan mayoritas warga Makassar menilai positif kinerja pemerintah kota, khususnya dalam aspek pelayanan masyarakat dan penataan kota selama satu tahun terakhir.
“Pelayanan administrasi yang semakin responsif, penanganan aduan warga, serta pembenahan kawasan publik menjadi indikator utama yang mendorong tingginya tingkat kepuasan,” ujarnya saat pemaparan hasil survei.
Dalam satu tahun terakhir, pemerintah kota dinilai aktif melakukan penertiban kawasan, pembenahan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Langkah-langkah tersebut disebut mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
Meski begitu, survei juga mencatat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian pada tahun kedua kepemimpinan, di antaranya penguatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan antarwilayah di Makassar.
Menanggapi hasil tersebut, Pemerintah Kota Makassar menyatakan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus mempercepat program pembangunan dan menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap konsisten.
Dengan tingkat kepuasan di atas 80 persen pada tahun pertama, kepemimpinan Munafri dinilai memiliki fondasi kepercayaan publik yang kuat untuk melanjutkan agenda pembangunan Kota Makassar ke depan.(Red)







