PALOPO liputan8.id – Tawa, pelukan, dan cerita lama berpadu dalam suasana penuh haru di Gedung Saodenrae, Ahad (22/03/2026). Ikatan Alumni (IKA) SMPN 3 Kota Palopo kembali mempertemukan lintas generasi dalam sebuah reuni akbar yang tak sekadar ajang temu kangen, tetapi juga momen mempererat ikatan yang tak lekang oleh waktu.
Di tengah hangatnya kebersamaan itu, nama Andi Taufiq Aris kembali mengemuka. Sosok yang akrab disapa ATA tersebut kembali dipercaya untuk menahkodai IKA SMPN 3 Palopo. Dukungan mengalir dari berbagai angkatan, menandakan besarnya kepercayaan alumni terhadap kepemimpinannya.
Bagi banyak alumni, keputusan ini bukan sekadar pilihan organisasi, melainkan harapan agar kebersamaan yang telah terjalin bisa terus dirawat dan dikembangkan.
Dalam sambutannya, ATA tak hanya berbicara soal program, tetapi juga tentang harapan dan masa depan. Ia mengajak generasi muda untuk lebih terlibat aktif, membawa semangat baru yang lebih segar dan adaptif di era digital.
“IKA ini milik kita bersama. Sudah saatnya generasi muda ikut mengambil peran lebih besar, karena mereka lebih dekat dengan perkembangan zaman dan punya banyak ide kreatif,” ungkapnya.
Ia juga mendorong agar ke depan, kegiatan seperti reuni dapat digerakkan oleh angkatan muda, tanpa menghilangkan peran senior sebagai penopang dan pengarah.
Menurutnya, perpaduan pengalaman senior dan kreativitas generasi muda akan menjadi kekuatan besar bagi organisasi alumni ini.
Menutup sambutannya, ATA menyampaikan pesan sederhana namun menyentuh: jangan biarkan sekat antarangkatan menghalangi kebersamaan.
“Yang terpenting dari reuni ini adalah silaturahmi. Kita kembali sebagai keluarga besar, mengenang masa-masa indah yang pernah kita lalui bersama,” tuturnya.
Reuni ini pun menjadi bukti bahwa waktu boleh berlalu, tetapi kenangan dan persaudaraan tetap hidup. Dari Saodenrae, semangat kebersamaan itu kembali dinyalakan—untuk hari ini, dan masa depan IKA SMPN 3 Palopo yang lebih hangat dan solid.(*)







