Banner Promo
DaerahHeadline

Munafri: Soppeng Penyumbang Terbesar Guru Besar untuk Makassar

×

Munafri: Soppeng Penyumbang Terbesar Guru Besar untuk Makassar

Sebarkan artikel ini

Makassar liputan8.id— Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma No. 130 Makassar, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Bupati Soppeng. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Soppeng, baik di tanah asal maupun di perantauan.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan besarnya kontribusi masyarakat Soppeng terhadap pembangunan Kota Makassar, khususnya dari kalangan akademisi. Ia menyebut, banyak kebijakan strategis pemerintah kota lahir dari pemikiran para intelektual asal daerah tersebut.

“Soppeng adalah daerah yang paling banyak menyumbangkan guru besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar. Banyak kebijakan yang saya ambil berasal dari masukan para akademisi asal Soppeng,” ungkapnya.

Pernyataan itu disambut antusias para hadirin yang tampak bangga atas peran daerahnya dalam pembangunan kota.

Munafri juga mengapresiasi Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) yang dinilai konsisten menjaga persatuan serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat perantauan.

Ketua KKS, purnawirawan jenderal Burhanuddin Andi yang juga mantan Kapolda Sulawesi Selatan, turut memberikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar. Ia menilai Munafri Arifuddin selama ini menunjukkan komitmen dan dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan KKS.

“Dukungan beliau terhadap KKS sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kebersamaan dan berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Halal Bihalal berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para peserta saling bersalaman, berbagi cerita, dan mempererat kembali ikatan yang telah terjalin lama.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga pada kontribusi pemikiran dan kebersamaan masyarakatnya.(hkl)

DPRD Makassar